Bogor Jawa Barat | Deraphukum.click | Kemacetan di Jalan Dramaga, Kabupaten Bogor, semakin hari semakin parah. Jalur utama yang menghubungkan pusat kota Bogor dengan kawasan pendidikan dan pemukiman di Dramaga ini kerap dipadati kendaraan, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.
Kemacetan terparah terjadi di sekitar pintu masuk IPB University hingga pertigaan Ciampea. Banyak pengguna jalan mengeluhkan waktu tempuh yang membengkak hingga dua kali lipat, bahkan lebih. “Biasanya cuma 20 menit, sekarang bisa sampai satu jam lebih kalau pagi. Sudah kayak di Jakarta,” ujar Dedi, salah satu warga Dramaga.
Penyebab utama kemacetan disebut-sebut akibat meningkatnya volume kendaraan, minimnya pelebaran jalan, dan tidak tertibnya angkutan umum yang kerap ngetem sembarangan. Selain itu, banyaknya pertumbuhan permukiman dan tempat usaha di sepanjang jalan juga memperburuk kondisi lalu lintas.
Warga menuntut pemerintah daerah dan dinas terkait untuk segera mengambil langkah nyata. Beberapa solusi yang diusulkan antara lain penertiban angkot, pembangunan jalan alternatif, serta rekayasa lalu lintas yang lebih efisien.
“Sampai kapan kami harus begini terus? Pemerintah harus hadir. Ini masalah yang sudah bertahun-tahun dibiarkan,” kata Nurhasanah, warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Perhubungan atau Pemkab Bogor mengenai rencana konkret penanganan kemacetan di kawasan Dramaga.

