Indramayu, Jawa Barat | Deraphukum.click | Bandung, yang dikenal sebagai Kota Kembang, terus menunjukkan perkembangan pesat dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain dikenal sebagai kota yang indah dan sejuk, Bandung juga menjadi pusat kreativitas yang terus berkembang, salah satunya dalam bidang fashion dan kerajinan lokal seperti batik.
Pada 12 Juli 2025, Persikindo memperkenalkan pengembangan batik khusus dengan enam warna yang diambil dari seragam kerudung resmi organisasi. Inovasi ini tidak hanya menjadi simbol identitas bagi Persikindo, tetapi juga turut memperkaya ragam budaya batik Indonesia.
Batik ini dirancang dengan memadukan unsur warna yang sudah familiar di kalangan anggota Persikindo, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan kebanggaan terhadap organisasi. Tak hanya itu, batik ini juga berpotensi menjadi souvenir eksklusif maupun merchandise bermakna bagi anggota dan para pendukung Persikindo.
Langkah ini membuktikan bahwa batik sebagai warisan budaya Indonesia tetap relevan dan fleksibel untuk diadaptasi dalam berbagai konteks modern. Pengembangan batik Persikindo ini bahkan bisa menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk menciptakan identitas budaya yang khas dan bermakna.
Namun, masih banyak yang penasaran:
Bagaimana proses kreatif dalam pembuatan batik ini?
Apa makna filosofis di balik desain dan warna yang digunakan?
Sudahkah batik ini diproduksi secara massal atau masih dalam tahap pengembangan?
Patut ditunggu kelanjutan dari inovasi menarik ini. (Tati.S)

