Garut.Jawa Barat | Deraphukum.click | Pemerintah Kabupaten Garut mengapresiasi kegiatan Exploring Institut Pertanian Bogor 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Garut Institut Pertanian Bogor di Pendopo Garut untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul penopang ketahanan pangan daerah.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 siswa SMA dan SMK sederajat dari berbagai kecamatan yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Garut Margiyanto memotivasi peserta agar serius belajar dan menyiapkan strategi masuk perguruan tinggi negeri.
Margiyanto menilai seleksi masuk kampus negeri menuntut usaha besar dan kecerdikan memilih jalur agar peluang lolos lebih tinggi.
“Karena mau tidak mau memang, yang namanya mengikuti tes masuk perguruan tinggi negeri itu membutuhkan effort yang luar biasa. Dan yang tidak kalah penting selain belajar juga adu strategi,” ungkapnya.
Garut memiliki peran penting sebagai penyangga pangan Jawa Barat sehingga daerah membutuhkan banyak tenaga ahli pertanian.
Margiyanto berharap lulusan Garut yang kuliah di Institut Pertanian Bogor kembali membangun sektor pertanian lokal.
Ia menyebut berkurangnya lahan pertanian berkelanjutan menjadi masalah serius yang butuh solusi generasi muda.
“Jadi ini menjadi pekerjaan rumah, dan kalau adik-adik muda ini tertarik di dunia pertanian ini tentunya merupakan sesuatu yang membanggakan,” ujar Margiyanto.
Ketua Pelaksana Exploring Institut Pertanian Bogor 2026 Rakheyan Rommy Ardyansyah menyatakan acara ini dirancang lengkap agar siswa paham dunia kampus.
Ia menjelaskan terdapat 13 stan fakultas Institut Pertanian Bogor serta simulasi ujian berbentuk try out bagi peserta.
Rakheyan menargetkan jumlah mahasiswa asal Garut yang diterima di Institut Pertanian Bogor meningkat dari capaian 2025 yang menembus lebih dari 90 orang.
“Harapannya dengan kegiatan ini, tentu dari kita Himpunan Mahasiswa Garut Institut Pertanian Bogor bisa menjaring siswa-siswi atau mahasiswa Institut Pertanian Bogor yang berasal dari Kabupaten Garut ke depannya bisa lebih banyak,” pungkasnya.
Kegiatan ini memberi manfaat langsung karena siswa mendapat informasi beasiswa, strategi masuk kampus, dan peluang membangun pertanian daerah.
Warga berharap semakin banyak pemuda Garut menjadi ahli pangan agar ketahanan pangan daerah makin kuat.
Editor: Diskominfo Kab. Garut.
(D.Fer-Kaperwil)

