KARAWANG,Jawa Barat | Deraphukum.click | Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kampung Bobojong Kalen Leas, RT 09 RW 02, Desa Parungsari, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan sosial yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 18.00 WIB tersebut menyasar wilayah yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Cibeet dan Sungai Citarum.
Sedikitnya sekitar 600 warga terdampak dan telah bertahan selama tiga hari di tengah genangan air, bahkan sebagian terpaksa mengungsi ke atap rumah dan tempat-tempat yang lebih tinggi.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa hingga hari ketiga banjir, belum banyak pihak yang datang memberikan bantuan, baik dari pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, maupun perusahaan.

Ia menyebut kehadiran IWO Indonesia menjadi perhatian tersendiri bagi warga.
“Baru kali ini ada organisasi wartawan yang peduli dan datang langsung ke kampung kami yang jauh dari pusat Kota Karawang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, IWO Indonesia DPD Karawang menyalurkan ratusan nasi kotak kepada warga terdampak.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua IWO Indonesia DPD Karawang Syuhada Wisastra, didampingi Sekretaris Amrini Handayani, Ketua IWOI Peduli Junaedi Hambali, Wakil Ketua IWOI Peduli Karnata, Koordinator Humas Muhamad Rifai, Wakil Koordinator Humas Yulianti, Bidang Usaha Organisasi dan UMKM Indah, serta tim dokumentasi dan pemberitaan yang terdiri dari Indra Pramudia, Rayhandika, Aisah, dan Wahid.
Proses penyaluran bantuan turut dibantu oleh Karang Taruna perwakilan desa setempat serta Ketua Rukun Tetangga, sehingga distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Ketua IWOI Peduli, Junaedi Hambali, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan organisasi.
“Semangat kepedulian sosial merupakan bagian yang tak terpisahkan dari nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Ini adalah program kami. Selain Jumat Berkah, IWOI Peduli juga fokus membantu warga yang terdampak bencana, seperti yang terjadi saat ini,” ujar Junaedi dalam keterangannya.
Sementara itu, Ketua IWO Indonesia DPD Karawang Syuhada Wisastra menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki tim khusus di bidang sosial.
“IWO Indonesia menggagas program IWO Indonesia Peduli sebagai wujud kontribusi sosial insan pers terhadap masyarakat, dengan slogan Berbagi Tanpa Batas, Peduli Tanpa Sekat,” katanya.
Syuhada menegaskan, IWO Indonesia akan terus bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami akan terus hadir dan berkontribusi bersama pemerintah, khususnya dalam membantu warga yang terdampak bencana,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa bantuan yang disalurkan bersumber dari solidaritas internal organisasi.
“Bantuan ini murni hasil pengumpulan dana seluruh anggota IWOI serta dukungan dari Dewan Pembina DPP IWOI, H. Uung Solikhun Asshary. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah menyisihkan rezekinya, juga kepada Ketua Umum IWO Indonesia Dr. NR. Icang Rahardian yang selalu memberikan arahan dan dukungan. Kami mendoakan agar banjir segera surut dan seluruh warga diberikan kesehatan,” tuturnya.
Kunjungan dan bantuan tersebut mendapat respons positif dari warga. Sejumlah warga mengaku terharu karena merasa tidak sendirian menghadapi musibah.
“Di saat kami bertahan di rumah yang terendam, kehadiran IWOI memberi semangat dan harapan,” kata seorang warga lainnya.
Apresiasi juga datang dari Bupati Karawang H. Aep Saepulloh yang menyampaikan tanggapan melalui pesan WhatsApp kepada Ketua IWO Indonesia DPD Karawang.
Dalam pesannya, Bupati Karawang mengacungkan jempol dan menyampaikan rasa bangga atas kepedulian serta aksi nyata yang dilakukan IWO Indonesia DPD Karawang di tengah masyarakat.
Program IWO Indonesia Peduli diharapkan dapat menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan kolaborasi bersama serta dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan menjadi ladang amal sekaligus inspirasi kepedulian sosial di Kabupaten Karawang. (Red)

