Brebes,Jawa Tengah | Deraphukum.click | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Brebes menggelar kegiatan bakti sosial dan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan sekaligus Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan, yang dilaksanakan dilaksanakan di Cafe Orange, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Minggu (25/8/2026).
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris DPC PDI Perjuangan Brebes Ferri Anggrianto, Bendahara Heri Pasaribu, jajaran pengurus DPC Luayin, Bagus Handoko, Narjo, Nur Bintang, beberapa pengurus PAC, serta sejumlah kader senior diantaranya Imam Santoso,Wito dan lainnya.

Bakti sosial dan donor darah tersebut diikuti oleh pengurus, kader, serta simpatisan PDI Perjuangan Kabupaten Brebes sebagai wujud nyata komitmen partai dalam menjalankan peran sosial dan kemasyarakatan. Tidak hanya itu, rangkaian peringatan HUT partai juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan dengan turun langsung ke lokasi bencana banjir di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu.
Di lokasi bencana, DPC PDI Perjuangan Brebes menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan peralatan kebersihan kepada warga terdampak, secara simbolis diterima oleh Kepala Desa Adisana Ahmad Yani.
Selain itu, melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan, turut memberikan bantuan yaitu menyediakan alat berat, mobil pengangkut lumpur dan pasir, serta pasokan air bersih.
Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Nur Bintang, menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang menimpa warga Desa Adisana. Ia berharap masyarakat yang terdampak senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Kami atas nama pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes turut prihatin atas musibah banjir ini. Semoga seluruh warga diberikan kesehatan, kesabaran, dan ketabahan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Cahrudin, menegaskan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai yang memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial dan lingkungan.
Cahrudin dengan tegas menekankan bahwa kader PDI Perjuangan harus hadir melalui aksi nyata yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“PDI Perjuangan adalah partai pencinta alam dan peduli lingkungan. Kegiatan sosial bisa diwujudkan dengan menebar benih ikan, membersihkan sampah, serta menanam pohon. Itu bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Cahrudin.
Ia juga menekankan pentingnya dokumentasi dalam setiap kegiatan partai sebagai bagian dari indikator keaktifan dan penilaian kinerja kader.
“Saya minta setiap kegiatan harus didokumentasikan. Itu menjadi salah satu poin penilaian bagi kader PDI Perjuangan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Cahrudin juga menegaskan sikap politik PDI Perjuangan yang konsisten dan berintegritas. Menurutnya, loyalitas kader terhadap partai menjadi prinsip yang tidak bisa ditawar.
“Kita tidak bersahabat dengan pihak-pihak yang tidak jelas loyalitasnya. Hari ini mengaku PDI Perjuangan, besok berbeda sikap dan warna. Itu bukan karakter PDI Perjuangan. PDI Perjuangan bukan partai oposisi, melainkan partai penyeimbang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa partai politik merupakan simbol harga diri dan perjuangan. Oleh karena itu, seluruh struktur partai, mulai dari DPC, PAC, hingga ranting, harus memahami dan mengawal program-program kepala daerah.
“Kalau ditanya, kader harus bisa menjawab. Kita harus tahu program bupati. Jika kebijakannya pro rakyat, kita dukung dan apresiasi. Namun jika menyimpang, kita wajib mengingatkan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjalankan fungsi sosial sekaligus peran politik secara seimbang, bertanggung jawab, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.(W.AKA)

