Karawang,Jawa Barat | Deraphukum.click | Banjir kembali melanda wilayah Cilamaya pada Jumat, 30 Januari 2026. Luapan Sungai Cilamaya menyebabkan genangan air merata di sejumlah desa dan dusun, dengan ketinggian air mencapai 30–45 sentimeter. Peristiwa ini mengganggu aktivitas warga dan merendam ratusan rumah penduduk.

Sejumlah wilayah terdampak banjir di antaranya Jalanan Barahan, Dusun Baru, Pasar Dua dan Pasar Satu, Muara Cilamaya, Tanah Timbul, Tanjung Jaya, Kampung Jambu, Pangkalan, Karang Anyar, Krajan Cilamaya, Bojong SS, Eretan Utara–Selatan, Jambe Amil, Kaum Cilamaya, hingga Desa Mekarmaya.

Berdasarkan laporan berkala lapangan, banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan debit Sungai Cilamaya meningkat dan meluap ke permukiman warga.

Data Korban dan Dampak Banjir
Desa Muara – Dusun Krajan I
RT 001 RW 001
Rumah terdampak: 10 unit
KK: 15
Jiwa: 40 orang
Balita: 10
Lansia: 15
Tinggi muka air (TMA): ±40 cm
Distribusi logistik: Sudah/Belum
RT 002 RW 001
Rumah terdampak: 9 unit
KK: 12
Jiwa: 25 orang
Balita: 5
Lansia: 6
TMA: ±40 cm
Distribusi logistik: Belum

Dusun Tanah Timbul – RT 010 RW 005
Rumah terdampak: 14 unit
KK: 20
Jiwa: 45 orang
Balita: 3
Lansia: 5
TMA: ±40 cm
Distribusi logistik: Belum
Dusun Tanjung Jaya – RW 008
RT 016
Rumah terdampak: 105 unit
KK: 137
Jiwa: 325 orang
Balita: 28
Bayi: 5
Lansia: 28
TMA: 40–45 cm
RT 017
Rumah terdampak: 102 unit
KK: 127
Jiwa: 389 orang
Balita: 29
Bayi: 5
Lansia: 25
TMA: 30–40 cm
Distribusi logistik: Sudah/Belum

Rekapitulasi Dampak Satu Desa
Rumah terdampak: 240 unit
Kepala keluarga (KK): 331 KK
Total jiwa terdampak: 824 orang
Balita: 60 orang
Bayi: 25 orang
Lansia: 76 orang

Hingga laporan ini disusun, banjir masih menggenangi sejumlah titik dan sebagian warga memilih bertahan di rumah sambil mengamankan barang berharga. Warga berharap adanya percepatan distribusi logistik, bantuan kebutuhan pokok, serta langkah penanganan lanjutan dari pihak terkait guna mengantisipasi banjir susulan apabila hujan kembali turun.
(Ade.R)

