Pekalongan,Jawa Tengah | Deraphukum.click | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat kabupaten tahun 2026 pada Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri 01 Kalipancur, Kecamatan Bojong ini mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Menuju Generasi Cerdas dan Berkarakter.”
Acara tersebut dihadiri Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, unsur Forkopimcam Bojong, Kepala Desa Kalipancur Muhroji, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam keterangannya, Kholid menyampaikan bahwa pelaksanaan LCC tingkat kabupaten merupakan bagian penting dalam menjaring talenta pelajar terbaik dari seluruh wilayah di Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan lanjutan dari seleksi di tingkat kecamatan yang diikuti perwakilan dari 19 kecamatan.
“Ini adalah langkah awal untuk mencari talenta-talenta terbaik yang nantinya dipersiapkan mengikuti lomba di tingkat yang lebih tinggi, baik provinsi hingga nasional,” ujar Kholid.
Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu siswa dari SD Negeri di wilayah Bojong akan mewakili Kabupaten Pekalongan dalam lomba Matematika tingkat nasional yang dijadwalkan pada 29 September mendatang. Hal tersebut menjadi bukti bahwa potensi pelajar daerah mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.

Lebih lanjut, Kholid menegaskan bahwa kegiatan LCC tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, seperti integritas, kemampuan berpikir kritis, dan kerja sama tim.
“Harapannya, kita dapat membentuk generasi pelajar yang berkarakter, memiliki daya saing, serta siap menyongsong Indonesia Emas,” tambahnya.
Dindikbud Kabupaten Pekalongan, lanjutnya, berkomitmen memberikan pendampingan maksimal kepada peserta yang berhasil melaju ke tingkat provinsi.
“Peran guru sangat penting sebagai pendamping. Guru harus mampu membimbing dan mempersiapkan peserta didik agar siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Surajak, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 57 peserta dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

“Total peserta ada 57 siswa yang merupakan perwakilan dari 19 kecamatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh tahapan pelaksanaan lomba dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat wilayah hingga kabupaten, dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Adapun mata pelajaran yang dilombakan meliputi Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), serta Bahasa Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membangun kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual siswa sejak dini, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Pekalongan secara merata.
( Ari )

