KARAWANG,Jawa Barat | Deraphukum.click | Jalanan di wilayah Cilamaya dipenuhi puluhan pesepeda yang mengikuti kegiatan Cilamaya Critical Mass pada Jumat (31/7/2026) malam. Aksi gowes bersama ini menjadi kampanye damai untuk menyuarakan pentingnya keselamatan berlalu lintas serta menegaskan bahwa pesepeda memiliki hak yang sama sebagai pengguna jalan raya.
Sekitar 50 pesepeda dari berbagai komunitas dan kalangan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dengan lampu sepeda menyala dan iring-iringan yang bergerak tertib menyusuri jalan utama Cilamaya, para peserta berhasil menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan langsung di sepanjang rute.
Peserta hadir dengan beragam jenis sepeda, mulai dari sepeda lipat, city bike, road bike, mountain bike (MTB), hingga sepeda klasik. Keberagaman tersebut mencerminkan semangat inklusif bahwa gerakan Critical Mass terbuka bagi seluruh pencinta sepeda tanpa membedakan jenis sepeda maupun latar belakang komunitas.

Selama perjalanan, rombongan tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan. Warga yang berada di sepanjang jalan tampak antusias menyaksikan iring-iringan pesepeda, bahkan tidak sedikit yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.
Koordinator kegiatan, Dalih Fakhrizal, mengatakan bahwa Cilamaya Critical Mass bukan sekadar kegiatan bersepeda bersama, melainkan juga menjadi ruang untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya saling menghormati antar pengguna jalan.
> “Kami ingin mengingatkan bahwa pesepeda bukan pengguna jalan kelas dua. Jalan raya adalah ruang bersama, sehingga semua pengguna jalan harus saling menghormati dan saling menjaga keselamatan,” ujar Dalih di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, semangat Critical Mass yang telah berkembang di berbagai negara di dunia menjadi inspirasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini di Cilamaya. Tujuannya bukan untuk balapan ataupun konvoi ugal-ugalan, melainkan menunjukkan keberadaan pesepeda sebagai bagian yang sah dari pengguna jalan umum.
Selain mengampanyekan budaya tertib berlalu lintas, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar komunitas dan pecinta sepeda di wilayah Cilamaya dan sekitarnya. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu mendorong semakin banyak masyarakat menjadikan sepeda sebagai moda transportasi maupun sarana olahraga yang sehat dan ramah lingkungan.
Panitia berharap Cilamaya Critical Mass dapat menjadi agenda rutin sehingga kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, budaya bersepeda, serta sikap saling menghargai antar pengguna jalan terus meningkat di Kabupaten Karawang.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh peserta berhasil menyelesaikan rute mengelilingi wilayah Cilamaya dengan aman dan tertib. Malam itu, jalanan Cilamaya tidak hanya dipenuhi deretan roda sepeda, tetapi juga membawa pesan kuat tentang kesetaraan, keselamatan, dan hak yang sama bagi seluruh pengguna jalan.
(Red)

