NASIONAL | Deraphukum.click | Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah, di mana umat Islam diwajibkan untuk berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Agar puasa tidak batal dan mendapatkan pahala yang berlimpah, umat Islam dianjurkan untuk menjaga niat, menjauhi hal-hal yang membatalkan puasa, serta meningkatkan ibadah dan amal saleh.

Para ulama menegaskan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, hati, dan perbuatan dari hal-hal yang bisa mengurangi nilai ibadah. Rasulullah SAW bersabda: “Betapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Agar puasa diterima dan penuh berkah, umat Islam dianjurkan untuk:
Menjaga Niat dengan Ikhlas Niat merupakan kunci utama diterimanya ibadah puasa. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.” Oleh karena itu, pastikan niat puasa dilakukan karena Allah semata.
Menjaga Lisan dan Perilaku Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari perkataan dan perbuatan yang dapat merusak pahala, seperti ghibah (menggunjing), berdusta, dan bertengkar.
Meningkatkan Ibadah Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, berzikir, dan berdoa. Selain itu, perbanyak sedekah dan membantu sesama agar mendapatkan pahala berlipat ganda.
Berbuka dan Sahur dengan Sunnah Rasul Disunnahkan berbuka dengan kurma dan air putih serta mengakhirkan sahur. Rasulullah SAW bersabda: “Bersahurlah, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Menjauhi Hal-hal yang Membatalkan Puasa Hal-hal yang membatalkan puasa meliputi makan, minum dengan sengaja, berhubungan suami-istri di siang hari, serta hal lain seperti muntah dengan sengaja dan haid bagi wanita.
Dengan menjaga amalan-amalan ini, diharapkan puasa tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga memberikan keberkahan dan pahala yang berlimpah. Ramadan adalah bulan yang penuh ampunan, maka mari manfaatkan kesempatan ini untuk meraih rahmat Allah SWT.
(Y.I.N)

