Kepulauan Seribu, | Deraphukum.click | Berdasarkan informasi cuaca maritim terbaru per Januari 2026
BMKG dan otoritas setempat (KSOP Kepulauan Seribu) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi dan angin kencang yang dapat mengganggu pelayaran.
Potensi gelombang mencapai 1.25 – 2.5 meter di wilayah perairan Kepulauan Seribu,Akibat gelombang tinggi dan angin kencang, aktivitas pelayaran dari dan menuju Kepulauan Seribu (terutama dari Pelabuhan Kaliadem/Muara Angke) ,Marina Ancol dan dari dermaga Tangerang cituis sempat dihentikan atau dibatasi jam operasionalnya.

Kapal tradisional diharapkan berhati-hati, terutama jika gelombang mencapai kisaran 1.2 meter ke atas baik bagi warga setempat , Wisatawan ataupun nelayan diimbau untuk waspada dan terus memantau update cuaca.
Dalam mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan kesiagaan pemerintah setempat khususnya dinas kebakaran ( Pemadam ) kepulauan seribu berupaya selalu memperingati bahaya akan dampaknya cuaca yang saat ini msih kurang baik ,,imbauan ini disampaikan Abdul manan selaku koordinator lapangan kec.kepulauan seribu selatan kompi C.
” Kepada warga kepulauan seribu kami berharap saat ini untuk tidak melakukan pelayaran baik kapal transportasi,kapal nelayan ataupun wisatawan ,dan kami dalam kondisi siap siaga dalam mengantisipasi terjadinya hal hal yang tidak diinginkan,semoga cuaca segera membaik agar aktifitas warga kepulauan seribu kembali normal,khususnya para nelayan yang saat ini tidak bisa mencari nafkah dilaut” tutur beliau
Imbas dari kondisi saat ini juga pastinya berdampak terhadap perekonomian masyarakat kepulauan seribu,baik nelayan , travel wisata ,kapal transpormasi serta aktivitas pelayaran lainnya.

” Kami berharap pemerintah dapat memberikan solusi terbaik khususnya kepada para nelayan yg memang manggantungkan hidupnya dari hasil melaut “tutur Mulyadi warga kepulauan seribu
(Fredi – Gpl/Fkn)

