Karawang,Jawa Barat | Deraphukum.click | Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar NKRI akan menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 pada 9 hingga 11 April 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di sejumlah titik di Kabupaten Karawang dengan melibatkan masyarakat umum serta berbagai unsur organisasi.
Peringatan tahun ini mengusung tema besar “19 Tahun LSM Laskar NKRI Mengakar Bersama Rakyat, Solidaritas, Berintegritas, Untuk Indonesia Maju.” Tema ini mencerminkan komitmen organisasi dalam memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, serta semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Rangkaian acara akan diawali pada Kamis malam, 9 April 2026, dengan kegiatan napak tilas dan malam renungan suci. Kegiatan dimulai pukul 18.30 WIB dengan rute dari Kantor DPP LSM Laskar NKRI di Rengasdengklok menuju Monumen Rawagede. Agenda tersebut bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Selanjutnya, pada Jumat malam, 10 April 2026, panitia akan menggelar hiburan rakyat berupa pertunjukan jaipong yang menghadirkan seniman Ujang Lanay. Acara ini akan berlangsung di Situ Cipule, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Puncak peringatan akan dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026. Pada siang hari, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, akan digelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim, pembagian doorprize, serta hiburan rakyat dengan penampilan Orkes Nirwana Jawa Timur.
Kemudian pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pagelaran wayang golek oleh dalang Dadan Sunandar Sunarya (Giri Harja 3) yang kembali dipusatkan di Situ Cipule, dimulai pukul 20.00 WIB.
Ketua Umum LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-19 ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat soliditas organisasi serta pengabdian kepada masyarakat.
“Ini bukan hanya perayaan ulang tahun, tetapi juga refleksi perjalanan panjang kami dalam mengawal nilai-nilai kebangsaan dan keadilan sosial di tengah masyarakat,” ujar Wa Parno, sapaan akrabnya, Rabu (01/04/2026).
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti santunan anak yatim merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat.
“Kami ingin hadir tidak hanya dalam wacana, tetapi juga dalam aksi nyata. Santunan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus berbagi dan peduli,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan menjadi indikator penting bahwa organisasi tetap dekat dengan rakyat.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut serta. Karena pada dasarnya, kekuatan kami ada pada kebersamaan dengan rakyat,” ujarnya.
Ia berharap momentum ini dapat semakin mempererat persatuan serta menumbuhkan semangat nasionalisme, khususnya di kalangan generasi muda.
“NKRI harga mati bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Kami ingin semangat itu terus hidup,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah serta masyarakat umum yang ingin turut meramaikan peringatan HUT ke-19 LSM Laskar NKRI.
(Red_ER)

