Sungai Penuh, | Deraphukum.click | Sebanyak 111 siswa kelas IX SMP Negeri 3 kota sungai penuh mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 yang berlangsung selama 4 hari di mulai dari hari senin hiinga hari Kamis, Karena jumlah peserta yang cukup banyak, sekolah memutuskan untuk membagi ujian ke dalam dua gelombang agar pelaksanaan lebih tertib dan lancar.
“Karena jumlah siswa banyak, kami bagi menjadi dua gelombang. Tujuannya agar setiap peserta bisa mengikuti ujian dengan nyaman dan fokus,” ujar liza oktaria S, Pd kepsek SMP 3 kota sungai penuh (9/04/2026).

Selain pengaturan gelombang, kesiapan fasilitas juga menjadi perhatian utama sekolah Laboratorium komputer dan ruang Multi 1 dam 2 menggunakan perangkat komputer milik sekolah.
“Semua perangkat ujian kami siapkan sendiri, baik komputer Dengan begitu, kami memastikan ujian berjalan lancar tanpa gangguan teknis,” jelas liza oktari Kepala SMP Negeri 3 kota sungai penuh menekankan pentingnya TKA sebagai salah satu tolak ukur kemampuan akademik siswa sebelum melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.
“TKA ini bukan hanya untuk menilai kemampuan akademik, tetapi juga melatih disiplin dan kesiapan siswa menghadapi ujian yang lebih besar di masa depan Selain fokus pada peserta dan fasilitas, sekolah juga memperhatikan protokol kesehatan dan kenyamanan selama ujian. Setiap ruangan diatur dengan jarak aman, ventilasi cukup, dan pengawasan ketat oleh guru pengawas. Hal ini dilakukan agar siswa dapat mengerjakan soal dengan tenang dan optimal.

“Dengan pengaturan gelombang, fasilitas yang lengkap, serta protokol pelaksanaan yang tertib, SMP Negeri 3 kota sungai penuh TKA 2026 berlangsung lancar, aman, dan memberikan pengalaman ujian yang pertama kali dilaksanakan oleh SMP 3 sungaipenih berjalan maksimal bagi seluruh siswa kelas IX,” pungkasnya.
(phl)

