Brebes, Jawa Tengah | Deraphukum.click | Komitmen dan semangat masyarakat Brebes Selatan memperjuangkan pemekaran ,kembali ditegaskan dalam acara “Halal Bihalal Akbar”, yang diselenggarakan oleh Masyarakat Peduli Pemekaran (MPP), tempat Pendopo Bumiayu, Sabtu 26 April 2025.
Dengan mengusung tema “Pemekaran Kabupaten Brebes Merupakan Satu Satunya Jalan Mewujudkan Masyarakat Yang Adil dan Sejahtera “, acara Halal Bihalal Akbar dihadiri Ormas keagamaan, organisasi kepemudaan(OKP), tokoh agama, tokoh masyarakat,dan elemen masyarakat lainnya.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah diwakili Drs.Danang Cahya Permadi,MM,DPRD Provinsi , DPRD Kabupaten,Bupati Brebes di wakili Wakil Bupati Wurja, SE,Ketua TP PKK Brebes Ahmad Saepul Ansori, Forkopincam,kepala desa dan ketua BPD wilayah Brebes Selatan.
Ketua Panitia, Mardiyanto,S.Ag.,MM, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar silaturahmi, tetapi juga momentum konsolidasi gerakan memperjuangan pemekaran, yang sudah berlangsung puluhan tahun.
“Pemekaran bukanlah keinginan untuk memisahkan diri, melainkan kebutuhan mendesak untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan akses pelayanan publik, kemudian meningkatkan kesejahteraan masyarakat”tutur Mardiyanto.
Menurut Mardiyanto, seluruh masyarakat Brebes Selatan,baik atas nama presidium, percepatan pemekaran,MPP atau elemen masyarakat lainnya,mari kita bersatu, bergandengan tangan,satu irama dan satu barisan untuk memperjuangkan pemekaran.
“Kita boleh tidur dikamar dan ruangan yang berbeda, tetapi ingat kita mempunyai mimpi dan semangat yang sama yaitu pemekaran Kabupaten Brebes,”ucap Mardiyanto.
Hal senada disampaikan oleh H.Darno mewakili Ketua MPP, bahwa pentingnya menjaga soliditas dan semangat kolektif dalam perjuangan.
Ia menegaskan,bahwa perjuangan ini manifestasi dari aspirasi seluruh masyarakat di wilayah Brebes Selatan, yang terdiri dari Kecamatan Bumiayu, Tonjong, Sirampog, Paguyangan, Bantarkawung dan Salem.
“Kita berjuang bukan untuk segelintir orang, tetapi demi generasi masa depan Brebes Selatan.Kita ingin akses masyarakat terhadap layanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi menjadi lebih dekat,baik, serta berkualitas,”ungkap Darno.
Sementara itu,Drs.Danang Cahya Permadi,MM mewakili Gubernur Jawa Tengah, dalam arahannya memberikan apresiasi atas semangat dan kekompakan masyarakat Brebes Selatan dalam memperjuangkan pemekaran.
Ia menyampaikan, berdasarkan hasil penilaian ,verifikasi secara administratif dan kewilayahan,Brebes Selatan telah lengkap memenuhi seluruh persyaratan.
“Namun harus kami sampaikan, bahwa kebijakan moratorium pembentukan daerah otonomi baru dari pemerintah pusat masih berlaku hingga kini dan ini berlaku secara nasional,”jelas Danang.
Namun demikian,Danang menyampaikan optimisme bahwa ketika moratorium dicabut, peluang terbentuknya Kabupaten Brebes Selatan sangat besar karena telah memiliki kesiapan yang matang.
Semangat dan gelora wujudkan Kabupaten Brebes Selatan, semakin menggema di acara “Halal Bihalal Akbar” dengan orasi politik Anggota DPR-RI Dr.Harris Turino,ST.,SH.,M.Si.,MM,dari F-PDIP, satu-satunya Anggota DPR-RI yang hadir ke acara tersebut.
Harris Turino menyampaikan dengan tegas, pentingnya pemekaran, sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Brebes Selatan.
Harris Turino dengan tegas dan lugas, bahwa dirinya sangat mendukung penuh pemekaran dan mengajak delapan Anggota DPR-RI lainnya dari dapil IX Jateng untuk bersama-sama ikut memperjuangkan aspirasi masyarakat Brebes Selatan tersebut.
Selain itu,ia juga menyebutkan bahwa pembangunan Tol Pejagan – Cilacap yang akan segera terealisasi dapat menjadi salah satu penunjang kemajuan ekonomi di wilayah Brebes Selatan.
“Pemekaran merupakan cita-cita besar bagi masyarakat Brebes Selatan.Tol Pejagan-Cilacap akan menjadi infrastruktur penopang pertumbuhan ekonomi di kawasan ini,”ujar Harris Turino.
Harris juga menyoroti lambatnya proses realisasi pemekaran yang telah diperjuangkan berpuluh-puluh tahun.Ia menyampaikan keprihatinannya atas kondisi masyarakat Brebes Selatan yang masih kesulitan mengakses berbagai layanan publik, karena jarak yang jauh ke pusat pemerintahan Kabupaten Brebes.
“Semua elemen masyarakat harus bergerak,mari kita solid memperjuangkan pemekaran.Kalau ada wakil rakyat, baik DPRD Kabupaten,DPRD Provinsi dan juga DPR-RI yang tidak mendukung, masyarakat jangan di pilih lagi,saat ini rakyat harus semakin cerdas,”tegas Harris Turino dengan lantang.(Wawan AK)

