| DerapHukum.Click | Hari ini, seorang pria Tionghoa berusia 41 tahun membunuh seorang ladyboy Thailand berusia 25 tahun, membelah perutnya, dan mengambil jantung serta paru-parunya. Metodenya sangat kejam! Setelah melakukan kejahatannya, pria Tionghoa tersebut dicegat dan ditangkap oleh polisi di Bandara Internasional Suvarnabhumi.
Menurut laporan media Thailand, pembunuhan brutal itu terjadi di sebuah apartemen di Pattaya, Provinsi Chonburi, Thailand. Waria berusia 25 tahun bernama Waranan (transliterasi) dibunuh dan disembunyikan di kamar mandi. Almarhum telah menjalani operasi ganti kelamin sebelum kematiannya. Dia telanjang dan memiliki luka pisau dari leher hingga alat kelamin. Semua organ dalam tubuhnya terlihat, jantungnya digali dan paru-paru kirinya dikeluarkan.
Setelah menerima laporan tersebut, polisi Thailand segera meluncurkan penyelidikan dan mengetahui dari rekaman pengawasan bahwa pada pukul 6 pagi ini, seorang pria Tionghoa tergesa-gesa meninggalkan apartemen dengan sebuah koper. Penyelidikan lebih lanjut oleh polisi mengungkapkan bahwa pria Tionghoa itu baru saja menyewa kamar tempat kejadian itu terjadi selama seminggu pada hari sebelumnya. Akibatnya, tadi malam sempat terdengar suara pertengkaran hebat di dalam kamar selama hampir satu jam, disertai teriakan minta tolong yang kencang. Setelah dilakukan analisis menyeluruh oleh kepolisian, dipastikan bahwa pria Tionghoa tersebut adalah tersangka utama dalam kejahatan tersebut!
Menurut berita terbaru dari media Thailand, tersangka Tiongkok telah ditangkap oleh polisi di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok.
(Hilman F)

