KARAWANG,Jawa Barat | Deraphukum.click | Dalam rangka mengisi kegiatan positif di bulan suci Ramadan, MI Al Mu’awanah Cilamaya menggelar kegiatan Pesantren Kilat yang diikuti oleh para siswa-siswi. Kegiatan ini merupakan salah satu program ekstrakurikuler yang rutin dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan sebagai upaya pembinaan keagamaan bagi para siswa.
Pesantren kilat tersebut dilaksanakan mulai tanggal 9 hingga 14 Maret 2026 di lingkungan MI Al Mu’awanah Cilamaya. Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai rangkaian kegiatan keagamaan yang telah disusun oleh pihak sekolah dengan penuh semangat dan antusias.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para siswa mengenai ajaran Islam, sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pesantren kilat ini, para siswa dibimbing untuk lebih mengenal serta mengamalkan berbagai ibadah yang dianjurkan selama bulan Ramadan.
Berbagai kegiatan keagamaan pun turut mengisi rangkaian pesantren kilat, di antaranya membaca dan mempelajari Al-Qur’an, memperdalam pengetahuan tentang ajaran Islam, serta membiasakan diri melakukan berbagai amalan kebaikan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Salah satu guru MI Al Mu’awanah, Bu Nining Kurniawati, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat ini memiliki tujuan utama untuk menambah keimanan dan ketakwaan para siswa sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para siswa dapat lebih mencintai Al-Qur’an dan terbiasa membaca serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pesantren kilat menjadi momentum yang baik untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para siswa, sehingga mereka tidak hanya memahami ilmu agama secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya kegiatan Pesantren Kilat ini, diharapkan para siswa MI Al Mu’awanah Cilamaya dapat semakin meningkatkan pemahaman keagamaan, memperkuat keimanan, serta membentuk karakter yang berakhlak mulia sesuai dengan ajaran Islam.
(Solihin)

