Karawang, Jawa Barat | Deraphukum.click | 5 Agustus 2026.Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang resmi mengakhiri rangkaian program pengabdian kepada masyarakat di Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Penutupan program ditandai dengan berbagai kegiatan yang berfokus pada edukasi lingkungan, penghijauan, penguatan pendidikan, serta penyerahan plakat sebagai simbol apresiasi atas sinergi yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Selama menjalankan KKN sejak awal Juli hingga 5 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan sejumlah program unggulan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pengelolaan sampah berbasis lingkungan berkelanjutan, pendidikan, dan pelestarian lingkungan.

Rangkaian penutupan diawali pada Sabtu (1/8/2026) melalui pemasangan plang edukasi pemilahan sampah dan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Dusun 1 Sukamanah. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari sosialisasi pengelolaan sampah dan pembentukan Bank Sampah yang sebelumnya telah dilaksanakan mahasiswa KKN bersama masyarakat.
Pemasangan plang melibatkan Camat Cilamaya Wetan, Kepala Desa Cilamaya, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, tim Rescue, guru, siswa, serta masyarakat setempat. Plang dipasang di lokasi strategis agar mudah dilihat dan dipahami masyarakat.

Melalui informasi mengenai waktu penguraian berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, styrofoam hingga kaca, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memilah sampah sejak dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan Bank Sampah sebagai solusi pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Pada hari yang sama, mahasiswa juga melaksanakan aksi penghijauan di kawasan lapangan dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan Tempat Penampungan Sementara Sampah (TPSS) Dusun 1 Sukamanah. Bersama pemerintah desa dan masyarakat, mahasiswa menanam lima bibit pohon yang terdiri dari empat pohon pucuk merah dan satu pohon ketapang.

Aksi penghijauan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menciptakan kawasan yang lebih hijau, asri, dan sehat. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis berupa peningkatan kualitas udara, penyerapan air hujan, keteduhan, serta memperindah lingkungan sekitar.
Memasuki penghujung masa pengabdian, mahasiswa KKN menggelar kegiatan perpisahan di dua sekolah mitra, yakni MI Al-Mu’awanah dan SDN Cilamaya 2 pada Selasa (4/8/2026).

Di MI Al-Mu’awanah, acara berlangsung penuh kehangatan melalui pentas seni yang dipersembahkan oleh siswa, guru, dan mahasiswa KKN. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga menyerahkan foto kenangan kepada pihak sekolah sebagai simbol kebersamaan dan penghargaan atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan program pendidikan.
Sementara di SDN Cilamaya 2, mahasiswa berpamitan secara langsung kepada guru dan seluruh peserta didik dengan mengunjungi setiap ruang kelas. Momen tersebut diisi dengan penyampaian motivasi belajar, pesan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, serta ucapan terima kasih kepada seluruh warga sekolah atas dukungan selama pelaksanaan KKN.

Puncak kegiatan berlangsung pada Rabu (5/8/2026) di GOR Kantor Desa Cilamaya melalui acara penutupan KKN yang dihadiri Camat Cilamaya Wetan, Kepala Desa Cilamaya, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, tim Rescue, tokoh masyarakat, Dosen Pembimbing Lapangan, serta seluruh mahasiswa KKN Universitas Buana Perjuangan Karawang.
Dalam acara tersebut dilaksanakan penyerahan plakat dari Dosen Pembimbing Lapangan kepada Kepala Desa Cilamaya sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Desa Cilamaya terhadap pelaksanaan program KKN.
Penyerahan plakat menjadi simbol terjalinnya kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat. Berbagai program yang telah dilaksanakan, seperti edukasi pengelolaan sampah, pembentukan Bank Sampah, penghijauan, pendidikan, dan kegiatan sosial diharapkan dapat terus dilanjutkan sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Camat Cilamaya Wetan H.Nurhasan S.IP mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang dinilai mampu menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Mahasiswa KKN telah menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat mampu menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata. Kami berharap seluruh program yang telah dirintis dapat terus dijaga dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Cilamaya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cilamaya Ali Hamidi SP menyampaikan terima kasih atas dedikasi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Buana Perjuangan Karawang beserta seluruh mahasiswa KKN yang telah memberikan kontribusi positif bagi Desa Cilamaya. Semoga ilmu, pengalaman, dan program yang telah dilaksanakan menjadi manfaat bagi masyarakat serta menjadi amal kebaikan bagi seluruh mahasiswa,” ungkapnya.
Ketua kelompok KKN Universitas Buana Perjuangan Karawang mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap program yang telah kami laksanakan tidak berhenti sampai di sini. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh sehingga Desa Cilamaya dapat menjadi desa yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan,” katanya.
Penutupan KKN berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan rasa syukur. Meskipun masa pengabdian telah usai, mahasiswa meninggalkan jejak melalui berbagai program yang diharapkan mampu memberikan dampak positif secara berkelanjutan bagi masyarakat Desa Cilamaya.(Solihin)

