KARAWANG,Jawa Barat | Deraphukum.click | Suasana Karawang Kuliner Malam di Jalan Ir. H. Djuanda, tepatnya di depan kawasan Bio Kwan Tee Koen, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kembali ramai dikunjungi masyarakat pada Jumat malam, 25 September 2026.
Sejumlah pengunjung tampak menikmati beragam sajian kuliner UMKM sekaligus menyaksikan pertunjukan musik yang menjadi bagian dari rangkaian acara Reggae/Ska Night Party.

Dalam poster kegiatan, sejumlah musisi dan grup yang tampil di antaranya The Rice, Minionska, Saridona Ska, JGB, 9% dan Gapura Rasta. Kehadiran live music membuat kawasan kuliner tersebut semakin hidup, dengan pengunjung menikmati makanan sambil bersantai dan mengikuti suasana musik.
Karawang Kuliner Malam sendiri berada di kawasan Jalan Ir. H. Djuanda, di depan Kelenteng Bio Kwan Tee Koen. Program ini sebelumnya diluncurkan Pemerintah Kabupaten Karawang sebagai ruang kuliner malam sekaligus wadah bagi pelaku UMKM. Pada awal peluncurannya, kawasan tersebut menjalani uji coba dengan jam operasional mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WIB.

Saat ini, kawasan tersebut menjadi salah satu ruang berkumpul masyarakat untuk menikmati kuliner, hiburan musik, sekaligus produk usaha lokal.
Beragam UMKM Ramaikan Karawang Kuliner Malam
Sejumlah tenant UMKM Karawang turut meramaikan kawasan tersebut. Di antaranya Nanasku, Mie Ayam Berkat Seroja, Nayschurros, Si Jeruk Peras Aa, Gudeg Eyang serta berbagai jajanan dan makanan lainnya.
Keberadaan banyak tenant membuat pengunjung memiliki beragam pilihan, mulai dari makanan berat, jajanan, minuman hingga kuliner khas yang ditawarkan pelaku UMKM lokal.

Aprillia dari stand Gudeg Eyang dan juga sebagai ketua K2M mengatakan, keberadaan event dan kegiatan hiburan di kawasan Karawang Kuliner Malam dapat menjadi bagian penting untuk meningkatkan kunjungan masyarakat.
Menurutnya, promosi perlu terus diperkuat agar keberadaan tenant UMKM semakin dikenal, bukan hanya oleh masyarakat Karawang tetapi juga oleh pengunjung dari luar daerah.
“Kalau event dan promosinya semakin ditingkatkan, tentunya akan semakin banyak masyarakat yang datang. Kami sebagai pelaku UMKM sangat terbantu kalau ada promosi bersama dan kegiatan yang membuat kawasan ini semakin ramai,” ujar Aprillia.

Ia juga melihat peluang kolaborasi dengan sektor teknologi dan transportasi online untuk membantu tenant dalam pemasaran maupun layanan pengantaran makanan.
Dorong Digitalisasi Tenant dan Promosi Bersama
Sementara itu, salah satu pengurus K2M (Karawang Kuliner Malam), Greace Hartati, menilai pengembangan kawasan kuliner tidak hanya membutuhkan event secara berkala, tetapi juga promosi yang dilakukan secara konsisten melalui media digital.
“Karawang Kuliner Malam ini memiliki banyak potensi. Bukan hanya tempat makan, tetapi juga bisa menjadi ruang hiburan dan promosi UMKM. Karena itu, promosi melalui media online, media sosial dan layanan digital perlu terus diperkuat,” kata Greace.
Ia berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat membuat kegiatan di Karawang Kuliner Malam semakin terarah, sehingga pengunjung memiliki alasan untuk datang kembali.
Menurutnya, dukungan teknologi juga dapat mempermudah tenant dalam mengelola transaksi, promosi maupun layanan pemesanan dan pengantaran.
GOKAR Siapkan Dukungan Promosi hingga Layanan Antar
Peluang kolaborasi tersebut juga mendapat perhatian dari Founder GOKAR, Syuhada Wisastra.
Syuhada mengatakan GOKAR sebagai aplikasi transportasi online berbasis Karawang siap membuka ruang kolaborasi dengan K2M dan pelaku UMKM yang berada di kawasan Karawang Kuliner Malam.
“Kami ingin GOKAR tidak hanya hadir sebagai aplikasi transportasi, tetapi juga ikut membantu ekosistem UMKM Karawang. Karawang Kuliner Malam memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan bersama,” ujar Syuhada.
Ia menyebut terdapat sejumlah bentuk dukungan yang dapat dilakukan GOKAR, mulai dari promosi hingga digitalisasi transaksi tenant.
Pertama, GOKAR akan membantu mempromosikan Karawang Kuliner Malam melalui media online dan media sosial, sehingga informasi mengenai tenant maupun agenda event dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Kedua, GOKAR membuka peluang untuk membantu penyelenggaraan event maupun dukungan sponsorship, khususnya kegiatan yang dapat meningkatkan kunjungan masyarakat dan memberikan ruang promosi bagi UMKM.
Ketiga, GOKAR dapat mendukung layanan antar makanan dari tenant kepada konsumen melalui aplikasi, sehingga produk UMKM tidak hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung ke lokasi.
Keempat, GOKAR juga menyiapkan dukungan aplikasi kasir yang mudah digunakan dan gratis bagi pelaku UMKM yang membutuhkan digitalisasi transaksi.
“Kami ingin tenant lebih mudah mengelola transaksi, kemudian produknya juga bisa dipromosikan dan dipesan melalui layanan yang tersedia. Jadi ekosistemnya bisa saling mendukung, dari promosi, transaksi sampai layanan antar,” kata Syuhada.
Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan
Keberadaan Karawang Kuliner Malam menunjukkan bahwa ruang publik dapat dipadukan dengan aktivitas ekonomi kreatif dan hiburan. Pemerintah Kabupaten Karawang sebelumnya memang mengharapkan kawasan ini menjadi sentra kuliner sekaligus memberikan stimulus bagi pelaku UMKM. Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh saat peluncuran juga menyampaikan harapan agar masyarakat dapat menikmati hiburan dan makan bersama keluarga.
Dengan hadirnya live music, beragam tenant UMKM dan peluang kolaborasi digital, Karawang Kuliner Malam berpotensi terus berkembang sebagai ruang kuliner dan hiburan malam di pusat kota.
Ke depan, penguatan promosi, agenda event yang konsisten, digitalisasi tenant serta layanan transportasi dan pesan-antar dinilai dapat menjadi bagian dari pengembangan ekosistem tersebut.
(Red)

