Subang, Jawa Barat | Deraphukum.click | Warga RW 02 Desa Cimanglid, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, menggelar kegiatan kerja bakti bersama dalam program Jumat Bersih (Jumsih) yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (16/5/2025) dan melibatkan Ketua RW 02, para ketua RT, serta masyarakat sekitar.
Dengan penuh semangat, warga bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. “Kegiatan beberesih ini kami lakukan sebagai bentuk pembelajaran hidup sehat. Terlebih lagi di musim penghujan seperti sekarang, lingkungan yang kotor bisa menjadi sumber penyakit,” ujar salah satu Ketua RT.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan ajang mencari pujian, penghargaan, atau hadiah. “Kami melakukan ini murni dari hati, demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat untuk semua warga,” tambahnya
Saat ditemui di lokasi kegiatan, Ketua RW 02, Dadan Koswara, menyampaikan ajakan kepada seluruh warga untuk terus peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Hayu urang sasarengan ngawangun sareng ngamumule Lemur RW 02 repeh rapih, Dusun 1 gotong royong sauyunan, Desa Cimanglid bersinar, Subang ngabret, Jawa Barat istimewa, menuju Indonesia emas,” serunya penuh semangat.
Lebih lanjut, Dadan menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung kebijakan Kepala Desa, khususnya dalam peningkatan perekonomian dan pemberdayaan tenaga kerja sosial di lingkungan RW 02. Salah satu rencana inovatif yang diusung adalah pengolahan limbah rumah tangga, seperti plastik, menjadi produk bernilai ekonomis tinggi seperti bata plastik.
“Kami memerlukan dukungan dari pemerintah daerah dan provinsi, terutama dalam bentuk satu unit mesin pengolah limbah rumah tangga menjadi bata setara bata merah,” ujarnya penuh harap.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan eksperimen pembuatan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami dari limbah rumah tangga. ZPT ini sedang diuji coba pada tanaman nanas, dan jika berhasil, hasilnya akan disosialisasikan kepada masyarakat.
Menutup wawancaranya, Dadan Koswara menyampaikan harapan besarnya untuk mendirikan sebuah yayasan atau lembaga sosial yang akan menaungi kegiatan kemanusiaan, termasuk untuk penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
(Yandi)

