Brebes,Jawa Tengah | Deraphukum.click | Ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari wilayah Brebes Selatan yang meliputi Kecamatan Tonjong, Sirampog, Bumiayu, Paguyangan, Bantarkawung, hingga Salem, antusias mengikuti kegiatan Sosialisasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025.
Acara ini digelar di Pendopo 2 Bumiayu pada Kamis (7/8/2025) dan menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan para pendidik.
Sosialisasi ini diselenggarakan sebagai langkah awal dalam proses pelaksanaan PPG, yang menjadi salah satu syarat utama untuk memperoleh sertifikasi dan peningkatan status kepegawaian.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes, Feri Anggrianto, SE, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada para guru PAI atas dedikasi dan pengabdian mereka, terutama mereka yang telah mengajar selama satu hingga dua dekade tanpa henti.
“Para guru ini adalah pejuang sejati. Mereka telah lama menantikan kepastian terkait status kepegawaian dan peningkatan kesejahteraan. Kami di DPRD, khususnya Komisi IV, berkomitmen untuk terus mendorong agar hak-hak mereka dapat dipenuhi, termasuk melalui percepatan pelaksanaan PPG,” ujar Feri.
Feri juga menegaskan bahwa pelaksanaan PPG bukan sekadar kewajiban administratif semata, tetapi merupakan bagian dari upaya sistemik untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi guru.
“PPG adalah pintu masuk bagi para guru untuk mendapatkan pengakuan formal atas profesinya, dan tentunya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan mereka. Pemerintah daerah bersama DPRD dan Dinas Pendidikan harus terus bersinergi agar tidak ada lagi guru yang merasa terabaikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Feri menekankan bahwa Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, sangat berkomitmen dalam mendukung peningkatan kesejahteraan para guru di Kabupaten Brebes.
Ia menyebutkan bahwa komitmen tersebut tercermin dalam berbagai kebijakan dan program yang telah digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes.
“Bu Bupati sangat peduli terhadap nasib para guru, baik dari sisi profesionalitas maupun kesejahteraan. Beliau terus mendorong agar program-program strategis seperti PPG ini dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak guru, khususnya di wilayah-wilayah terpencil,” terang Feri.
Kegiatan sosialisasi ini disambut positif oleh para peserta. Banyak di antara mereka berharap bahwa program PPG tahun 2025 dapat berjalan lebih efektif dan inklusif, mengingat selama ini banyak guru PAI yang telah lama mengajar namun belum memperoleh sertifikasi maupun tunjangan profesi.
Kegiatan ini menjadi refleksi dari pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada para guru.
Melalui program PPG 2025, para guru PAI diharapkan tidak hanya mendapatkan penguatan kompetensi, tetapi juga dapat memperoleh kejelasan status serta peningkatan kesejahteraan yang selama ini mereka perjuangkan.
Dengan semangat gotong royong dan keberpihakan yang jelas terhadap dunia pendidikan, Kabupaten Brebes menunjukkan komitmen untuk terus memperbaiki ekosistem pendidikan yang lebih adil dan berkelanjutan.
(Wawan AKA)

