Kepulauan Seribu, | Deraphukum.click | Jumat – Minggu ,tanggal 8-10 Agustus 2025 Kwartir Cabang ( Kwarcab ) Gerakan Pramuka kepulauan Seribu menyelenggarakan Pelantikan Dewan Saka dan Anggota Saka Kalpataru di halaman MIN 17 kelurahan pulau Tidung , Kepulauan Seribu.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai pelopor pelestarian serta melindungi lingkungan khususnya di wilayah kepulauan seribu.
Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Penataan Hukum Lingkungan Hidup (LH) Kepulauan Seribu, Ka Riza Lestari Ningsih sekaligus selaku Pimpinan Saka Kalpataru Kwarcab Kepulauan Seribu yang melantik Dewan Saka Kalpataru periode 2024-2027 ,serta Anggota Saka Kalpataru dan disaksikan oleh Ka Rustini selaku Ka Kwarcab ( Kwartir Cabang ) Gerakan Pramuka Kepulauan Seribu.
Kegiatan tersebut dihadiri Ka Mabigus MIN 17 Kepulauan Seribu Ka Bahtiaroni beserta Pamong Saka dan pembina lainnya.
Peserta pelantikan berasal dari berbagai sekolah : -SMAN 69 Jakarta, -SMKN 61 Jakarta, -MAN 1 Jakarta -Madrasah Aliyah Penggembangan Kesejahteraan Umat (MA PKU) Pulau Tidung.
Sebagai bukti atas kepedulian lingkungan dalam kegiatan tersebut, anggota Saka Kalpataru Kwarcab Kepulauan Seribu melaksanakan aksi bakti pramuka dengan menanam 1.000 pohon mangrove di sekitar pinggir pantai sekolah MIN 17 Kepulauan Seribu yang menjadi lokasi kegiatan tersebut dengan tujuan memperkuat garis pantai, mencegah abrasi, serta menyediakan habitat bagi berbagai biota laut.
Ketua Kwarcab Kepulauan Seribu, Kak Rustini, menyampaikan bahwa pelestarian mangrove merupakan langkah strategis dalam menghadapi perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir. “Kami berharap kepada seluruh anggota saka kalpataru yang baru dilantik dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan, khususnya di daerah kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim,dan tak lupa mengucapkan trimaksih kepada semua fihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini ” ujarnya.
Ka Riza Lestari Ningsih selaku Pimpinan Saka Kalpataru Kwarcab Kepulauan Seribu, menekankan pentingnya keterlibatan aktif generasi muda dalam pelestarian lingkungan. “Lingkungan adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Partisipasi Gerakan Pramuka dalam penanaman mangrove adalah bukti nyata bahwa generasi muda mampu mengambil peran strategis dalam menjaga bumi,” tegasnya.
Sementara itu, Mabigus MIN 17 Kepulauan Seribu, Kak Bahtiaroni, mengungkapkan rasa bangganya atas pelaksanaan kegiatan ini di lingkungan madrasah. “Kami bangga MIN 17 bisa menjadi tuan rumah dalam kegiatan positif ini, Semoga kegiatan ini menginspirasi adik-adik Pelajar dan masyarakat luas untuk terus menjaga kelestarian lingkungan, tidak hanya saat acara, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Fredi ( pulau seribu )

