KARAWANG,Jawa Barat | Deraphukum.click | Musisi asal Karawang, Erik Fria Dewantara, hingga kini masih terus melanjutkan perjalanan dan karya-karyanya di dunia musik. Meski demikian, Erik mengaku masih menghadapi tantangan dalam mencari personel yang benar-benar aktif, memiliki komitmen, serta mempunyai keinginan untuk berkembang bersama dalam membangun kembali nama Violis Band.
Violis Band sendiri merupakan grup musik yang didirikan oleh Erik Fria Dewantara pada 21 Juli 2012. Lebih dari satu dekade perjalanan tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan bermusiknya. Bagi Erik, Violis Band bukan sekadar nama sebuah band, tetapi merupakan wadah untuk menuangkan ide, kreativitas, pengalaman, serta karya-karya musik yang telah ia ciptakan.
Saat ini Erik tetap berkomitmen untuk melanjutkan proses kreatifnya. Ia berharap dapat menemukan personel yang mempunyai visi dan semangat yang sama untuk mengembangkan Violis Band agar dapat kembali aktif dan menghasilkan karya-karya baru yang bisa diterima masyarakat.
Menurut Erik, membangun sebuah band membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan bermusik. Kekompakan, konsistensi latihan, komitmen, komunikasi, serta kemauan untuk berkembang menjadi hal penting agar sebuah grup musik dapat bertahan dan memiliki arah yang jelas.
“Musik bagi saya bukan hanya sekadar hobi, tetapi sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup. Violis Band saya bangun sejak 21 Juli 2012 dan sampai sekarang saya masih ingin melanjutkan karya-karya yang sudah ada maupun membuat karya baru,” ujar Erik.
Dalam perjalanan bermusiknya, Erik juga telah menciptakan sejumlah lagu yang menjadi bagian dari katalog karya dan hak ciptanya. Lagu-lagu tersebut memiliki berbagai tema, mulai dari cinta, persahabatan, keluarga, hingga perjalanan hidup.
Berikut sejumlah judul lagu karya Erik Fria Dewantara:
1. Bersama Selamanya
2. Hati yang Ku Sakiti
3. Belahan Jiwa
4. Cinta Sejati
5. Memory Cinta
6. Restu Orang Tua
7. Terpandang Satu Mata
8. Aku Bukan Kupu-Kupu Malam
9. Kepercayaan
10. Penyesalanku
11. Sahabat
12. Ber’Angan Bersamamu
13. Kaulah Pahlawanku
14. Setiaku Menunggumu
15. Cinta yang Terpendam
16. Pelangi Kehidupan
17. Bila Kau Tak Cinta
18. Bahagia Memilikimu
19. Mendua
20. Taubat
21. Cinta Persinggahan
22. Happy Birthday to You
Dari puluhan karya tersebut, “Bersama Selamanya” menjadi salah satu judul yang menggambarkan semangat Erik untuk terus mempertahankan perjalanan bermusiknya. Ia berharap karya-karya yang telah dibuat tidak berhenti begitu saja, tetapi dapat terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada pendengar yang lebih luas.
Erik juga membuka peluang bagi para musisi yang mempunyai kemampuan, semangat, dan keseriusan untuk bergabung dalam proses pengembangan Violis Band. Ia menginginkan terbentuknya sebuah tim yang tidak hanya aktif ketika ada kegiatan, tetapi juga mampu menjalani proses latihan dan produksi karya secara konsisten.
Baginya, perjalanan sebuah band memang tidak selalu berjalan mudah. Namun, selama masih ada kemauan untuk berkarya, proses tersebut akan terus dijalani.
“Saya masih ingin berkarya dan tidak ingin berhenti di musik. Harapannya, Violis Band bisa kembali menemukan personel yang aktif, kompak, dan mempunyai semangat yang sama untuk berkembang bersama,” ungkap Erik.
Dengan pengalaman sejak 2012 dan sejumlah karya yang telah diciptakan, Erik Fria Dewantara kini kembali menatap perjalanan baru. Harapannya sederhana, yakni menemukan rekan-rekan musisi yang memiliki visi yang sama untuk membawa Violis Band kembali aktif dan terus menghasilkan karya di tengah perkembangan musik yang semakin dinamis.
(Red)

