Karawang, Jawa Barat | Deraphukum.click | Setiap hari Rabu, lingkungan MTsN 1 Karawang diramaikan oleh aksi nyata bertajuk Sedekah Sampah. Program ini melibatkan seluruh civitas madrasah untuk mengumpulkan sampah anorganik seperti botol plastik, kertas, dan kardus. Bukan sekadar pengumpulan, tapi juga pengelolaan ekonomis yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan kemandirian ekonomi.
Aksi sederhana ini menyimpan dampak besar. Di tengah isu pelik impor sampah ke Indonesia, MTsN 1 Karawang justru menjadi contoh nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari satuan pendidikan. “Kami ingin membangun kesadaran bahwa sampah bukan musuh, melainkan peluang,” ujar salah satu penggagas program.
Sedekah Sampah menjadi bagian dari gerakan akar rumput membangun ekonomi sirkular. Lewat pendekatan edukatif, para siswa tak hanya belajar memilah dan mengelola sampah, tetapi juga memahami pentingnya menjaga bumi melalui tindakan nyata.
—
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MTsN 1 Karawang Tahun Ajaran 2025–2026 Resmi Dibuka!
Jangan lewatkan kesempatan menjadi bagian dari madrasah yang aktif, peduli lingkungan, dan berprestasi.
Jadwal Pendaftaran:
Online: 19 Mei – 26 Juni 2025
Offline: 3 – 26 Juni 2025
Informasi dan Pendaftaran: Tlp/WA: 089622819042 / 08986817114
Ikuti dan dukung gerakan ini di media sosial:
@nasaruddin_umar @kemenag_ri @pendiskemenag @kemenag_jabar @kemenagkarawang @dlhkrwkab @persatuanbanksampahsekolahindo
#Ekoteologi #SedekahSampah #MTsN1Karawang #MandiriKelolaSampah #StopImporSampah #MadrasahPeduliLingkungan #EkonomiSirkular #AksiNyataUntukBumi
(Gilga P)

