Karawang, Jawa Barat | DerapHukum.click | Menindaklanjuti pemberitaan yang beredar terkait insiden runtuhnya plafon di SMP Negeri 1 Cilamaya Wetan yang menyebabkan salah satu siswa, Irsyad Aksan (14), mengalami cedera, Tim Media Derap Hukum telah melakukan klarifikasi langsung ke lokasi kejadian serta menemui pihak sekolah guna memastikan kebenaran informasi secara berimbang.
Berdasarkan hasil konfirmasi dan investigasi lapangan, pihak sekolah menegaskan bertanggung jawab penuh atas pengobatan korban sejak awal kejadian. Kepala SMP Negeri 1 Cilamaya Wetan juga menyampaikan bahwa komunikasi dengan keluarga korban telah dilakukan secara langsung dan berulang.

Pihak sekolah menjelaskan bahwa sejak peristiwa tersebut, korban langsung mendapatkan penanganan awal dari sekolah, orang tua segera dihubungi, dan proses pengobatan dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama keluarga korban. Sekolah juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan secara bertahap dan tidak pernah berniat lepas tanggung jawab terhadap kondisi siswa yang menjadi korban.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa persoalan yang muncul belakangan lebih disebabkan oleh miskomunikasi, bukan karena pengabaian atau penolakan tanggung jawab dari pihak sekolah. Hingga saat ini, pihak sekolah tetap membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan keluarga korban untuk mencari solusi terbaik.

Tim Media Derap Hukum juga menyoroti bahwa pemberitaan yang beredar sebelumnya tidak disertai investigasi langsung ke lokasi maupun konfirmasi menyeluruh kepada pihak sekolah, sehingga berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak utuh dan tidak dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya kebenarannya.
Sebagai media yang menjunjung tinggi prinsip keberimbangan dan akurasi, Derap Hukum menegaskan pentingnya verifikasi langsung kepada seluruh pihak terkait sebelum sebuah informasi dipublikasikan ke ruang publik.

Pihak sekolah berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar serta menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam melindungi dan bertanggung jawab terhadap keselamatan serta kesehatan peserta didik.
Semua pihak berharap semoga siswa yang menjadi korban cepat sembuh dan bisa bersekolah lagi.
(Red)

