BANDUNG,Jawa Barat | Deraphukum.click | Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menginstruksikan para pejabat baru di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah target nasional 8 persen yang dicanangkan Presiden.
Farhan menyebut, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat saat ini mencapai 5,85 persen.
Dengan momentum tersebut, Bandung dinilai memiliki peluang untuk tumbuh lebih cepat dan memperkuat sektor-sektor unggulan seperti pariwisata, perdagangan, dan industri.
Ia mengingatkan, sektor pariwisata pernah menyumbang PAD hingga Rp1,2 triliun.
Kini, meski belum kembali menyentuh angka tersebut, tren pemulihan sudah terlihat.
Karena itu, ia meminta para pejabat baru bekerja optimal untuk mendorong kebangkitan ekonomi.
Namun, Farhan juga mengingatkan adanya tantangan besar dalam distribusi kesejahteraan.
Rasio ketimpangan yang turun dari 0,44 menjadi 0,42 dinilai sebagai kemajuan, namun belum cukup.
Ia memproyeksikan apabila tren positif ini dipertahankan, pada 2029 rasio ketimpangan bisa mencapai 0,36 atau setara rata-rata nasional.
Meski demikian, ia mengingatkan adanya fenomena warga yang justru turun tingkat kesejahteraannya.
“Yang miskin semakin miskin, yang kaya semakin kaya.
Ini yang harus kita jawab dengan kebijakan yang adil,” ujarnya saat melantik 154 pejabat struktural dan fungsional di Balai Kota Bandung, Kamis (12/12/2026).
Dalam konteks pembangunan ke depan, Farhan juga menyinggung rencana pembangunan Bus Rapid Transit (BRT).
Ia menerangkan, pembangunan BRT bukan hanya soal transportasi modern, tetapi juga mitigasi risiko ekonomi bagi pelaku usaha di sepanjang koridor jalan seperti Ahmad Yani, Asia Afrika, Sudirman hingga Pasar Baru.
Menurutnya, kehadiran Pejabat Fungsional Pembina Industri memiliki peran strategis dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembinaan industri, termasuk mitigasi dampak kebijakan transportasi terhadap sektor perdagangan.
Farhan meminta seluruh pejabat memperkuat sinergi antarperangkat daerah dan menjaga kekompakan di bawah satu kepemimpinan.
“Badai pasti berlalu, asal kapal tidak menabrak karang. Kitalah kapalnya,” ucapnya.
Ia pun mengajak seluruh pejabat menjaga netralitas, integritas, dan loyalitas agar pertumbuhan ekonomi yang dikejar benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat luas.
Editor: Diskominfo Kota Bandung.
(D.Fer-Kaperwil)

