Subang,Jawa Barat | Deraphukum.click | Selasa, 02 Juni 2026 Warga Kampung Tegal Panjang, Desa Rawameneng, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dibuat resah setelah terjadi dugaan aksi pencurian yang terekam kamera CCTV milik salah satu warga pada Selasa dini hari, 02 Juni 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.
Peristiwa tersebut diketahui setelah pemilik rumah berinisial NQ memeriksa rekaman CCTV usai menggelar kegiatan bakar-bakar atau pesta kecil bersama keluarga pada malam sebelumnya. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria datang menggunakan sepeda dan berhenti di depan rumah NQ.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar di lingkungan warga, pelaku diduga mengambil sebuah mainan motor Vespa yang berada di depan rumah. Tidak hanya itu, pelaku juga diduga mengambil beberapa barang lain yang berada di samping rumah, di antaranya barang krompong berisikan 2 karung serta alat pemanggang atau pembakar daging yang terbuat dari besi.
Setelah melihat rekaman tersebut, NQ kemudian melaporkan kejadian itu kepada suaminya (ER) dan mengupload rekaman CCTV tersebut ke medsos. Informasi tersebut dengan cepat menyebar hingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Warga mengaku resah karena kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Sebelumnya, beberapa warga juga dikabarkan kehilangan jetpump atau mesin air yang diduga dicuri oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.
“Kami khawatir kejadian seperti ini akan terus berulang jika tidak segera ditindaklanjuti,” ungkap salah seorang warga setempat.
Atas kejadian tersebut, warga telah melaporkan permasalahan ini kepada Ketua RT setempat. Di tengah masyarakat beredar dugaan bahwa pelaku merupakan seseorang yang dikenal warga dan disebut berinisial S. Namun hingga saat ini pihak RT belum dapat membenarkan maupun memastikan kebenaran dugaan tersebut.
Masyarakat berharap aparat lingkungan dan pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti laporan yang ada serta melakukan penyelidikan lebih lanjut berdasarkan rekaman CCTV yang telah beredar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi siapa pelaku itu, terkait perkembangan kasus tersebut. Warga berharap pelaku dapat segera terungkap agar situasi keamanan dan kenyamanan lingkungan kembali terjaga.
(Erik.Fdt)

