PEKALONGAN, Jawa Tengah | DerapHukum.click | Suasana keakraban dan sinergi yang kuat mewarnai kegiatan Forum Silaturahmi Insan Media Kabupaten Pekalongan yang digelar di Kajen, pada Sabtu (25/4/2026). Acara ini menjadi wadah strategis untuk mempererat hubungan emosional dan profesional antara insan pers dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Sumarrosul, S.IP., M.AP., Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Dandim 0710/Wijaya Kusuma Letkol Armed Ihalauw Garry Herlambang, S.Sos., serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kajen, Kasi Intelijen Janu Widodo, S.H., M.H.

Hadir pula Sekretaris Daerah Mohammad Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Supriyadi, S.E., M.M., serta puluhan awak media dari berbagai organisasi dan platform yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Sukirman menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah, baik pada tahun anggaran berjalan maupun ke depan. Menurutnya, kelancaran akses jalan merupakan syarat mutlak untuk mendorong mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pembangunan infrastruktur jalan akan terus menjadi perhatian serius kami. Ini adalah bagian dari upaya maksimal meningkatkan pelayanan publik sekaligus menjadi pendorong utama roda perekonomian masyarakat,” tegas Sukirman.
Komitmen yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD, Sumarrosul. Ia mengungkapkan bahwa legislatif sepakat untuk menggeser prioritas anggaran demi kepentingan rakyat. Salah satu langkah konkretnya adalah menunda pembangunan Gedung DPRD yang semula direncanakan, dan dialihkan untuk perbaikan jalan.
“Kami sepakat memprioritaskan pembangunan jalan. Pembangunan gedung dewan akan dijadwalkan kembali pada tahun 2028 melalui mekanisme APBD. Kebutuhan masyarakat harus didahulukan,” jelasnya.
Jaga Keseimbangan Informasi dan Kondusivitas
Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menekankan pentingnya komunikasi dua arah yang sehat. Ia menilai media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan memberikan ketenangan bagi masyarakat.
“Komunikasi adalah kunci. Hubungan dengan rekan-rekan media selama ini sudah sangat baik, dan forum ini semakin memperkuat sinergi yang terjalin demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dandim 0710/Wijaya Kusuma. Letkol Armed Ihalauw Garry Herlambang mengajak media untuk bijak dalam menyikapi dinamika geopolitik maupun isu lokal. Ia berharap media mampu menyajikan informasi yang seimbang agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu atau berita bohong.
Sementara itu, perwakilan Kejaksaan Negeri Kajen, Janu Widodo, menyampaikan dukungan penuh terhadap forum ini sebagai momentum mempererat koordinasi antar lembaga.
Di sisi lain, Sekda Mohammad Yulian Akbar mengajak seluruh elemen, termasuk media, untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif. Hal ini menjadi penting mengingat saat ini Pemkab Pekalongan sedang dalam tahap pembenahan birokrasi pasca kasus hukum yang sempat menjadi sorotan publik.
“Kita sedang dalam proses perbaikan dan pembenahan birokrasi. Oleh karena itu, mari kita jaga stabilitas dan keamanan agar proses pembangunan dapat terus berjalan lancar dan optimal,” pungkasnya.
Forum ini diakhiri dengan harapan agar sinergi antara pemerintah, penegak hukum, dan insan media semakin solid, sehingga mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi kemajuan Kabupaten Pekalongan.
(Ari)

