Cianjur, | DerapHukum.Click |
Nasib pilu dialami seorang nenek Bernama Asyiah, Desa Bunijaya, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat. Nenek berusia 76 tahun itu luka lebam akibat penganiayaan beberapa orang warga karena dituding sebagai penculik.
Korban saat itu meminta bantuan anak untuk pulang namun diteriaki warga sebagai penculik.
Kronologi Pengeroyokan
Informasi dihimpun, peristiwa nahas yang menimpa nenek Asyiah berawal ketika hendak pulang ke rumah usai mencairkan uang pensiunan suaminya. Dalam perjalanan, korban meminta bantuan seorang anak untuk menuntunnya berjalan karena merasa tidak kuat memasuki jalan menanjak.
Sempat menemani nenek berjalan, anak tersebut berlari meninggalnya dirinya, namun selang beberapa saat datang seorang warga yang meneriakinya penculik, sehingga warga lainnya berhamburan ke lokasi dan sempat melayangkan pukulan ke tubuh korban.
Bahkan aksi main hakim tersebut, sempat direkam dan beredar di media sosial, dimana seorang pria sambil memaki korban melayangkan tamparan ke wajah korban, hingga korban akhirnya terduduk di teras rumah warga.
“Kami mendapat kabar kalau nenek dibawa ke kantor desa, dan baru tahu kalau dipukuli warga karena dituding sebagai pelaku penculikan,” kata cucu korban Nur Azizah (30).
Setelah menjelaskan neneknya bukan pelaku penculikan, pihak keluarga membawa Asyiah pulang ke rumah yang berjarak lima menit dari kampung dimana korban mendapat penganiayaan, bahkan pihak keluarga menyayangkan nenek mereka mendapat pukulan dan hujatan.
Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan
Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat menangani kasus penganiayaan terhadap nenek Asyiah. Kepolisian sudah menerima laporan dari keluarga korban dan langsung mengembangkan kasusnya dengan mencari keberadaan pelaku yang diduga melarikan diri.
“Kami sudah menyebar anggota guna mencari dan menangkap pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban yang dituding sebagai pelaku penculikan,” kata Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto di Cianjur Selasa (6/5), demikian dikutip Antara.
Kepolisian meminta pelaku menyerahkan diri, karena petugas akan memburu pelaku hingga tertangkap karena berdasarkan laporan sejumlah warga sempat melakukan penganiayaan terhadap korban hingga mengalami luka lebam di sejumlah anggota tubuhnya.
Kami minta segera menyerahkan diri karena petugas akan memburu pelaku hingga tertangkap,” kata Tono.
(Erik Fria Dewantara)

