Brebes, Jawa Tengah | DerapHukum.click | Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Brebes resmi memiliki nahkoda baru. Syamsul Khaerudin bersama jajaran pengurus masa bakti 2025–2029 dilantik secara khidmat di Pendopo II Bumiayu, Kabupaten Brebes, Sabtu (1/11/2025).
Pelantikan tersebut berlangsung penuh makna dan menjadi momentum kebangkitan olahraga karate di daerah penghasil bawang merah ini.
Sebelumnya, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Rumah Makan Teras Padi, Paguyangan, Sabtu (26/7/2025), Syamsul terpilih sebagai Ketua FORKI Brebes setelah mengungguli calon petahana, H. Waidin. Kemenangan itu menjadi tonggak semangat baru dalam pembinaan karate di Brebes.

Pelantikan pengurus baru dihadiri berbagai tokoh penting, antara lain Wakil Ketua II Bidang Organisasi Pengprov FORKI Jawa Tengah Adam Prabowo, Ketua KONI Kabupaten Brebes Abdul Aris Assaad, perwakilan Kapolres Brebes, Dandim 0713/Brebes, Kepala Disdikpora Brebes, Camat Bumiayu, serta tokoh olahraga dan perwakilan perguruan karate se-Kabupaten Brebes.
Dalam sambutannya, Ketua FORKI Brebes terpilih, Syamsul Khaerudin, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun prestasi karate Brebes yang berkelanjutan.
> “Amanah ini bukan hal yang ringan. Namun dengan dukungan seluruh pengurus, perguruan, serta pembinaan dari FORKI Jawa Tengah dan pemerintah daerah, kami yakin FORKI Brebes mampu berkembang menjadi organisasi yang maju, solid, dan berprestasi,” ujar Syamsul.

Ia juga menyebut pelantikan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi antar pengurus, perguruan, atlet, dan seluruh penggiat karate di Kabupaten Brebes. Menurutnya, karate bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga sarana membentuk karakter dan disiplin generasi muda.
> “Karate tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk tanggung jawab, mental juara, dan kepribadian yang tangguh,” tambahnya.
Untuk masa kepengurusan 2025–2029, Syamsul menegaskan empat fokus utama program kerja FORKI Brebes:
1. Pembinaan atlet usia dini dan regenerasi pelatih agar prestasi karate meningkat secara berkelanjutan.
2. Penguatan sinergi antarperguruan dengan semangat kebersamaan dan sportivitas tinggi.
3. Peningkatan kompetisi dan pelatihan rutin di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, maupun internasional.
4. Penanaman nilai karakter dan kedisiplinan, karena karate adalah olahraga yang membentuk moral dan integritas.
Ketua KONI Kabupaten Brebes, Abdul Aris Assaad, menyambut positif semangat pengurus baru FORKI Brebes. Ia menyebut pelantikan ini sebagai tanda kebangkitan olahraga bela diri di daerah.
Ia juga menegaskan komitmen KONI untuk mendukung pemerataan pembinaan olahraga hingga ke wilayah Brebes bagian selatan, termasuk Bumiayu dan sekitarnya.
> “Olahraga tidak boleh hanya berkembang di utara. Brebes Selatan juga harus punya cabang-cabang olahraga yang kuat dan berprestasi,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Organisasi Pengprov FORKI Jawa Tengah, Adam Prabowo, mengapresiasi langkah cepat pengurus baru FORKI Brebes yang dinilainya langsung tancap gas menyusun program kerja dan agenda kejuaraan.
> “Bahkan sebelum dilantik, mereka sudah menyiapkan agenda kejuaraan karate pada Januari mendatang. Ini bukti nyata komitmen pengurus baru untuk memajukan karate Brebes,” ujarnya.
Adam menambahkan, kompetisi harus menjadi agenda rutin agar pembinaan atlet, pelatih, dan wasit dapat berjalan optimal.
> “Kompetisi bukan sekadar mencari juara, tapi sarana meningkatkan kualitas pelatih dan wasit. Dari sinilah prestasi lahir,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara FORKI, KONI, dan pemerintah daerah dalam mengatasi tantangan pembinaan, terutama terkait keterbatasan anggaran.
> “KONI adalah orang tua bagi semua cabang olahraga. Komunikasi dan koordinasi harus terus dijaga agar pembinaan berjalan optimal,” pesannya.
Adam menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh pengurus FORKI Brebes menjaga kekompakan dan integritas organisasi.
> “Ketua boleh punya visi besar, tapi tanpa dukungan pengurus, gerbong tidak akan berjalan. Jadikan Brebes lumbung atlet Jawa Tengah, bahkan Indonesia,” pungkasnya.
Pelantikan pengurus FORKI Brebes masa bakti 2025–2029 ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya prestasi-prestasi baru karateka Brebes di tingkat provinsi maupun nasional, serta memperkuat peran Brebes dalam dunia olahraga bela diri Indonesia.
(Wawan AKA)

