Kendal, Jawa Tengah | Deraphukum.click | Warga Dusun Somopuro RT 7 RW 8, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal digemparkan dengan penemuan satu keluarga dalam kondisi memprihatinkan pada Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Dua anak perempuan ditemukan dalam keadaan lemas, sementara sang ibu sudah meninggal dunia dan membusuk di dalam kamar.
Kepala Dusun Somopuro, Muntafiin, menjelaskan bahwa awalnya ia mendapat laporan dari warga sekitar yang mencium bau menyengat dari rumah korban.
“Saya mendapat telepon dari tetangga sekitar pukul 10.00 WIB. Katanya, ada bau busuk dan banyak lalat di jendela. Selama beberapa hari rumah itu tertutup rapat, dan penghuninya tidak terlihat keluar atau menjemur pakaian seperti biasanya,” jelas Muntafiin.

Setelah dilakukan pembukaan paksa bersama polisi, kepala desa, dan warga, ditemukan dua anak gadis dalam kondisi lemas, sedangkan sang ibu, Setianingsih, sudah meninggal dunia.
Menurut Muntafiin, keluarga tersebut sehari-harinya bergantung pada kiriman uang dari saudara mereka. Baik ibu maupun kedua anaknya tidak bekerja, namun dari keseharian tampak seperti keluarga yang cukup berada karena sering berbelanja dalam jumlah banyak dan menggunakan becak motor.
“Mereka juga sering belanja kebutuhan secara online. Kemungkinan kiriman uang belakangan ini tersendat, sehingga mereka sampai menahan lapar,” tambahnya.
Kedua anak, yakni Putri Setia Gita Pratiwi (23) dan Intan Ayu Sulistyowati (18), kini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Boja. Keduanya masih lemas dan menjalani perawatan intensif. Putri mulai membaik dan bisa diajak berkomunikasi, sedangkan Intan masih belum responsif dengan tatapan kosong.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, turut menjenguk keduanya di rumah sakit. Ia tampak berbincang dengan Putri sambil memberikan semangat agar segera pulih.
> “Harus semangat, ya. Kalau sudah sehat dan mau pulang, nanti kami akan bantu. Kalau ada kebutuhan, jangan sungkan bilang ke tetangga, RT, RW, atau Pak Lurah. Pemerintah akan membantu,” ujar Bupati Tika.
Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen mendampingi proses pemulihan kesehatan kedua anak tersebut. Rencananya, setelah kondisi membaik, mereka akan dibawa ke Panti Pelayanan Sosial Mardi Utomo di Tembalang, Semarang, untuk mendapatkan pelatihan keterampilan dan pendampingan lanjutan.
(Erik Rahman)

