Karawang,Jawa Barat | Deraphukum.click | Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan melalui kegiatan Gorol Gabungan (Gotong Royong) membersihkan aliran sungai yang melibatkan empat desa, yakni Desa Sukatani, Desa Mekarmaya, Desa Rawagempol Wetan, dan Desa Banyusari, pada Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan saluran air tetap berfungsi dengan baik untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta sektor pertanian. Sasaran kerja bakti meliputi pembersihan Sungai Banyusari, Sungai Rawabebek, hingga wilayah Mekarmaya dari sampah, rumput liar, dan endapan yang berpotensi menghambat aliran air.

Dari Desa Rawagempol Wetan, kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Desa H. Udin AG bersama jajaran Pemerintah Desa. Seluruh unsur pemerintahan desa, mulai dari RW, RT, Linmas, Satgas Bawon, hingga masyarakat, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Adapun peserta dari Desa Rawagempol Wetan meliputi:
Dusun Sentiong: RW Agus, RT Maryam, RT Sanim, RT Nana, dan Linmas Agus.
Dusun Jeruksimer: Wakil Yanto, RT Atim, RT Ujang, RT Herman, RT Tasem, dan Linmas Sakim.
Dusun Rawagempol: RW Casmidin, RT Sum, dan Linmas Emen.
Dusun Rawabebek: Wakil Darsim, RT Hamid, RT Nuradi, RT Cangini, Linmas Wahyu, serta Satgas Bawon.
Selain fokus pada pembersihan sungai, seluruh RT dan RW juga melaksanakan kegiatan kebersihan di lingkungan Kantor Desa Rawagempol Wetan, seperti membersihkan kaca bagian dalam dan luar kantor serta menata kebersihan lingkungan sekitar agar tetap nyaman dan representatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, tim yang bertugas membersihkan sungai bergerak bersama menuju Kalen Buntu. Seluruh peserta berkumpul di Desa Cikalong pada pukul 07.00 WIB, sebelum berangkat bersama menuju lokasi kerja bakti.
Melalui kegiatan gorol gabungan ini diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus terjaga. Kebersihan sungai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran irigasi pertanian, mencegah banjir, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Pemerintah desa juga berharap kegiatan seperti ini mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya Bupati Karawang serta Dinas Pertanian, agar pemeliharaan saluran air dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, masyarakat membuktikan bahwa menjaga sungai berarti menjaga kehidupan, menjaga lingkungan, dan memperkuat budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Mari bersama menjaga sungai, menjaga lingkungan, dan menjaga kebersamaan.
(Ade.R)

