Jakarta, | Deraphukum.click | Semangat membangun Indonesia dari desa kembali menguat dalam Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mempertemukan sepuluh organisasi desa dari seluruh Indonesia bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Forum nasional tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan visi pembangunan desa sebagai fondasi utama menuju Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan berdaulat secara ekonomi.
Di tengah agenda nasional tersebut, Ketua PABPDSI Provinsi Maluku menegaskan komitmennya untuk berada di garis terdepan dalam mengawal implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya misi membangun Indonesia dari desa melalui tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kualitas pengawasan, integritas aparatur desa, serta keterlibatan aktif Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra strategis pemerintah desa.
“BPD memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan setiap program pembangunan desa berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menjaga agar kepercayaan rakyat terhadap pemerintah tetap terpelihara,” tegasnya.

Dalam pandangannya, Asta Cita Presiden Prabowo memberikan arah baru bagi pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Karena itu, seluruh jajaran PABPDSI di Provinsi Maluku berkomitmen memperkuat fungsi pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa, pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, serta implementasi KDKMP agar mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
Seminar nasional ini juga menjadi ruang konsolidasi antarlembaga desa untuk menyamakan persepsi mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, BPD, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

PABPDSI Provinsi Maluku menilai bahwa BPD tidak lagi sekadar menjalankan fungsi administratif, melainkan menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap kebijakan desa dilaksanakan secara profesional, transparan, dan bebas dari penyimpangan.
Pengawasan yang efektif diharapkan mampu mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas.
Selain itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia BPD menjadi perhatian penting. Melalui pelatihan, seminar nasional, dan pertukaran pengalaman antarwilayah, anggota BPD diharapkan semakin memahami regulasi, mekanisme pengawasan anggaran, hingga strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Ketua PABPDSI Provinsi Maluku juga mengajak seluruh anggota BPD di kabupaten dan kota se-Maluku untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam mengawal setiap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat.

“Mari kita jadikan BPD sebagai mitra kritis sekaligus mitra solutif bagi pemerintah desa. Bersama-sama kita sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo melalui pembangunan desa yang maju, mandiri, transparan, dan berkeadilan. Program KDKMP harus menjadi instrumen nyata dalam memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat desa,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi nasional yang terbangun dalam Seminar Nasional KDKMP, PABPDSI Provinsi Maluku optimistis desa-desa di Indonesia akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menciptakan kesejahteraan, mengurangi kesenjangan, serta memperkuat ketahanan bangsa.
Pengawasan yang profesional, partisipasi masyarakat yang aktif, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan diyakini menjadi fondasi utama untuk memastikan setiap rupiah anggaran desa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui komitmen tersebut, PABPDSI Provinsi Maluku menyatakan siap mengawal pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo dan mengamankan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya besar mewujudkan Indonesia yang maju, kuat, dan berdaulat dimulai dari desa.
( E.R.Kalauw )

