Maluku, | Deraphukum.click | Semangat membangun Indonesia dari desa kembali ditegaskan melalui gerakan PABPDSI (Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia) Provinsi Maluku. Dengan mengusung tema “PABPDSI Maluku untuk Indonesia
– Mengawal Asta Cita dari Negeri Kepulauan”, organisasi ini menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra strategis pemerintah desa sekaligus garda terdepan dalam mengawal demokrasi, transparansi, dan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Ketua PABPDSI Provinsi Maluku, Bakrie Elly, menyampaikan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Sebagai provinsi kepulauan yang memiliki kekayaan sumber daya alam, budaya, dan potensi maritim yang besar, Maluku memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia maju melalui pembangunan desa yang kuat, mandiri, dan berdaya saing.
Menurutnya, BPD tidak hanya menjalankan fungsi legislasi di tingkat desa, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan secara transparan, akuntabel, serta sesuai kebutuhan masyarakat.
Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah desa, BPD, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang baik.
Gerakan “PABPDSI Maluku untuk Indonesia” juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat pembangunan dari desa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkokoh ketahanan nasional, serta mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah kepulauan terluar.
Sebagai organisasi nasional, PABPDSI Maluku berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas seluruh anggota BPD melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan kompetensi di bidang legislasi, pengawasan anggaran desa, penyusunan peraturan desa, hingga pengelolaan aspirasi masyarakat. Langkah tersebut diyakini akan melahirkan BPD yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah desa.
Dalam menjalankan tugasnya, terdapat lima peran strategis yang menjadi fokus utama PABPDSI Maluku.
Pertama, memperkuat demokrasi desa melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi masyarakat. Kedua, memperkokoh ketahanan nasional berbasis desa dengan memperkuat nilai gotong royong, persatuan, dan kehidupan sosial masyarakat. Ketiga, mendukung pertumbuhan ekonomi desa melalui pengembangan sektor UMKM, perikanan, pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, dan BUMDes. Keempat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa melalui pendidikan, literasi digital, dan penguatan karakter kebangsaan. Kelima, menjaga persatuan dalam keberagaman sebagai modal utama membangun Maluku yang damai, harmonis, dan sejahtera.
Di tengah tantangan pembangunan wilayah kepulauan, PABPDSI Maluku juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa agar seluruh anggaran benar-benar dimanfaatkan secara efektif, efisien, tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pengawasan yang profesional bukan dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi instrumen perbaikan tata kelola pemerintahan desa agar semakin bersih, transparan, dan bebas dari praktik penyalahgunaan wewenang.
Lebih jauh, organisasi ini mengajak seluruh anggota BPD di Provinsi Maluku untuk terus meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta semangat persatuan, BPD diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan secara musyawarah dan berkeadilan.
Semangat “Dari Maluku untuk Indonesia” menjadi pesan kuat bahwa kemajuan bangsa dimulai dari desa-desa yang hidup, tangguh, dan berdaulat. Ketika tata kelola pemerintahan desa semakin baik, ekonomi masyarakat semakin kuat, kualitas sumber daya manusia terus meningkat, dan pengawasan anggaran berjalan optimal, maka cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 akan semakin nyata.
PABPDSI Maluku optimistis bahwa dengan kebersamaan, integritas, serta kerja sama seluruh elemen bangsa, desa akan terus menjadi pilar utama pembangunan nasional. Dari negeri kepulauan, semangat pengabdian itu terus berkobar, mengawal Asta Cita, memperkuat demokrasi desa, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
( E.R.Kalauw )

