SUBANG, Jawa Barat | DerapHukum.click | Kecelakaan melibatkan kereta api terjadi di perlintasan kereta api Desa Tanjung Rasa, arah Siluman, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Durahman, warga Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Dalam kesehariannya, almarhum bekerja sebagai kuli angkut padi yang melayani pengangkutan hasil panen di area persawahan Desa Tanjung Rasa dan sekitarnya.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian almarhum Durahman sedang mengendarai sepeda motor menuju area persawahan untuk mengambil padi.
Ketika melintasi perlintasan kereta api di Desa Tanjung Rasa, sebuah kereta api diketahui sedang mendekati perlintasan dari arah yang sama. Diduga korban tidak sempat menghindar sehingga sepeda motor yang dikendarainya tertabrak kereta api.
Akibat benturan tersebut, korban terseret sebelum kemudian terpental dari sekitar lokasi kejadian.
Ban Motor Diduga Selip di Atas Rel
Seorang saksi di lokasi mengatakan, saat kejadian sejumlah warga, termasuk para pengemudi ojek, sedang berkumpul dan beraktivitas di sekitar perlintasan.
Menurut keterangan saksi, korban datang dari kejauhan dengan mengendarai sepeda motor. Pada saat yang bersamaan, kereta api sudah terlihat mendekati perlintasan.
Ketika korban berusaha menyeberangi rel, jarak antara sepeda motor dengan kereta api diperkirakan hanya sekitar 10 meter. Ban belakang sepeda motor diduga sempat selip atau berputar di atas rel sehingga kendaraan tidak dapat melaju dengan baik.
Posisi sepeda motor disebut belum sepenuhnya melewati rel ketika kereta api tiba, hingga akhirnya kecelakaan tidak dapat dihindarkan.
Perlintasan tersebut diketahui cukup sering digunakan warga untuk beraktivitas, terutama para petani yang hendak menuju area persawahan serta pengemudi ojek yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut menjadi duka bagi keluarga dan warga yang mengenal almarhum. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati ketika melintasi perlintasan kereta api serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum menyeberang.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum Durahman mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
(Budak Angon)

