DIY, Sleman | Deraphukum.click | Berdasarkan hasil keputusan rapat Paguyuban Lansia Pringgodani Padukuhan Mrican pada tanggal 10 Juni 2026 bahwa Lansia Pringgodani menyambut tahun baru Satu Suro dengan cara Sultan Agungan 1960 BE yang bertepatan pada hari Senin 15 Juni 2026.
Penyambutan tanggal 1 Muharom (Suro) atau malem satu Suro bertepatan hari Senin malem Selasa. Penyambutan ini dengan cara Tirakat Bersama dari Paguyuban Lansia dan rencana dihadiri oleh Sumarji dukuh padukuhan Mrican desa Caturtunggal kapanewon Depok Kabupaten Sleman DIY.

Juga dihadiri Imam Basuki ketua RW 08 Pringgodani dan ketua RT24 Suratman selaku pemangku wilayah ditingkat Rukun Tetangga. Serta pengurus dan anggota lansia Pringgodani padukuhan Mrican.
Ketua Paguyuban Lansia Pringgodani Mrican, Sabariyanto mengajak bahwa di usia yang sudah tua ini kita semua selalu menjaga kesehatan dan kerukunan antar warga di Pringgodani Mrican.

Sementara Supriyadi selaku sekretaris Lansia Pringgodani merasa berterima kasih bahwa para lansia tetap sehat dan tetap berkarya. Pihaknya menyarankan bahwa para lansia harus bijak dalam menyikapi suasana global di jaman media sosial merebak. Bahkan sering hadir media bersifat hoax.
Kita semua harus teguh pendirian dan jangan mudah terpancing berita dari media sosial. Bahkan harus berhati hati dalam menyikapi hal itu. Juga disarankan kita semua warga lansia harus berpegang teguh pada tatanan kehidupan yang ada sekarang ini.

Para lansia harus tekun bekerja dan menjaga kesehatan, tidak gegabah dalam menyikapi situasi kondisi saat ini. Harus cermat menyikapi semua informasi dari beredarnya info media sosial saat ini.
Peci Suharno selaku inisiator berdirinya Paguyuban Lansia Pringgodani Mrican berharap agar para lansia tetap sehat dan berkarya sesuai profesinya.
Perlu diketahui bahwa Paguyuban Lansia Pringgodani Mrican merupakan pewaris atau penyangga budaya tradisi dan seni atau kesenian Jawa yang ada atau berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini Imam Basuki ketua RW 08 Pringgodani Mrican menyampaikan bahwa kita semua harus hidup rukun dan menjaga stabilitas keamanan di lingkungan.masyarakat terbawah.
“Di saat kita telah mendapat jabatan dan Titel Lansia Lanjut usia maka langkah terbaik adalah peningkatan ibadah tetap. Harus dilaksanakan hidup bermasyarakat. Fokus terhadap urusan akhirat tetapi tetap bekerja sesuai kondisi yang ada bagi tiap lansia itu.” Kata Imam Basuki singkat.
Sementara itu Agus Ahmad Riyanto warga RT23 berharap agar para Lansia hidup rukun tetap sehat dan berkarya. Lansia bisa jadi pelestari budaya warga masyarakat Pringgodani Mrican. Kebersamaan para lansia dan pengurus serta unsur birokrasi serta muda mudi ikut berperan dalam pelestari budaya yang ada dan tetap lestari di bumi Daerah Istimewa Yogyakarta.
( Sabar )

