Karawang,Jawabarat | DerapHukum.Click |
Jalan penghubung utama di Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, kini berubah menjadi kubangan besar yang penuh genangan air dan batuan berserakan. Kerusakan parah ini telah berlangsung lama, namun ironisnya, belum juga mendapat penanganan berarti dari Pemerintah Desa Cikalong.
Pantauan langsung tim DerapHukum biro Karawang ke lokasi memperlihatkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Jalan yang seharusnya menjadi akses vital warga justru bak jebakan maut, terlebih saat hujan turun. Air yang menggenang menutupi lubang-lubang dalam, menyulitkan pengendara untuk menghindari bahaya.
Warga mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap sikap pemerintah desa yang terkesan menutup mata terhadap situasi ini. “Sudah banyak yang jatuh. Kalau malam, jalan ini gelap dan berbahaya. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda mau diperbaiki,” ujar Sarnadi (43), warga sekitar.
Dari laporan warga, sudah lebih dari sepuluh kecelakaan terjadi di ruas ini dalam beberapa bulan terakhir, termasuk korban luka serius. Masyarakat pun mempertanyakan tanggung jawab dan komitmen pemerintah desa dalam menjaga keselamatan warganya.
Foto yang diambil oleh tim media DerapHukum biro karawang dengan jelas menunjukkan permukaan jalan yang hancur, genangan air keruh, serta kondisi lingkungan yang tidak layak bagi lalu lintas kendaraan roda dua maupun empat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Desa Cikalong. Warga berharap Bupati Karawang maupun Dinas PUPR segera turun tangan untuk memperbaiki infrastruktur jalan sebelum jatuh korban jiwa berikutnya.
Media DerapHukum akan terus memantau perkembangan dan menyuarakan keluhan masyarakat demi terwujudnya keadilan dan keselamatan publik.
(Lukmannul Hakim)

