KARAWANG,Jawa Barat | deraphukum.click | Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., turun langsung ke lokasi tanggul jebol di Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan kabupaten karawang,untuk melihat secara langsung kondisi kerusakan yang menyebabkan banjir dan mengancam pemukiman warga, Jumat 31 Januari 2026.
Didampingi Dandim 0604 Karawang, Kapolres Karawang, Camat Cilamaya Wetan, BPBD Karawang, serta unsur terkait lainnya, Bupati menyusuri jalan di sepanjang tanggul yang jebol sambil melakukan monitoring dan pengecekan lapangan. Rombongan tampak berdialog langsung dengan petugas dan aparat di lokasi guna memastikan langkah penanganan yang akan dilakukan.

Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat menyikapi kondisi tersebut. Koordinasi intensif segera dilakukan dengan Perum Jasa Tirta (PJT) II, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta Dinas PUPR Kabupaten Karawang. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses perbaikan tanggul agar kerusakan tidak semakin meluas dan berdampak lebih besar bagi masyarakat.
“Target kita perbaikan secepat mungkin. Jangan sampai kerusakan bertambah parah. Koordinasi dengan PJT II dan BBWS sudah kita lakukan,” ujar Bupati Karawang di sela peninjauan.
Pemkab Karawang juga memastikan seluruh akses masuk material perbaikan akan dibuka dan dipermudah agar proses pekerjaan tidak terkendala.
“Mudah-mudahan ini bisa segera teratasi. Kami berharap PJT II dan BBWS bisa bergerak cepat,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, perhatian Pemkab Karawang juga tertuju pada warga terdampak banjir. Sebagai langkah tanggap darurat, dapur umum telah didirikan di kantor Kecamatan Cilamaya Wetan untuk menjamin kebutuhan logistik warga, terutama makanan, tetap terpenuhi.
Selain itu, bantuan makanan siap saji dan biskuit juga disalurkan guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul tersebut.
Pemkab Karawang menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan secara berkelanjutan hingga kondisi benar-benar aman dan warga dapat beraktivitas kembali dengan normal. (Lukman.NH)

