Brebes,Jawa Tengah | Deraphukum.click | Pemerintah Kabupaten Brebes memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dengan menggelar doa bersama akhir dan awal tahun Hijriah serta menyalurkan santunan kepada anak yatim.
Kegiatan yang berlangsung di Islamic Center Brebes, Senin (15/6/2026), menjadi momentum untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Brebes, Wurja, mengatakan bahwa Tahun Baru Islam merupakan momen refleksi bagi umat Islam untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam aspek spiritual maupun sosial.
“Momentum Tahun Baru Islam menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Semangat hijrah harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wurja.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan salah satu implementasi ajaran Islam yang menekankan pentingnya kasih sayang, gotong royong, dan semangat saling membantu.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes terus berkomitmen menghadirkan berbagai program sosial guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan tersebut, santunan diserahkan secara simbolis kepada 200 anak yatim. Bantuan yang disalurkan melalui Program Brebes Peduli Baznas Kabupaten Brebes itu memiliki total nilai Rp40 juta dan diberikan kepada para penerima manfaat sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
“Ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kita sebagai keluarga besar masyarakat Brebes. Semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak kita,” katanya.
Wurja juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai inspirasi untuk terus memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Selain itu, menurut Wurja keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh tumbuhnya karakter masyarakat yang religius, peduli, dan memiliki semangat saling membantu.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, Pemerintah Kabupaten Brebes berharap nilai-nilai hijrah tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata yang mampu memperkuat keimanan, memperluas kepedulian sosial, dan menumbuhkan budaya berbagi di tengah masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjalin guna menghadirkan manfaat yang lebih luas serta mendukung terwujudnya Kabupaten Brebes yang semakin sejahtera, harmonis, dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pengasuh pondok pesantren, serta para penerima santunan.
(W.AK)

