Brebes,Jawa Tengah | Deraphukum.click | Proses pembentukan kepanitiaan dan pemilihan Ketua Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 berlangsung sukses dalam suasana demokratis, penuh kebersamaan, dan menjunjung tinggi semangat musyawarah mufakat.
Kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Senin (22/6/2026), menghasilkan kesepakatan bersama dengan menetapkan Edi Riyanto, SH., MH. sebagai Ketua Panitia GBF 2026.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Brebes, Forkopimcam Bumiayu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para pembina dan penasihat GBF, serta perwakilan dari sejumlah kecamatan di wilayah Brebes Selatan.
Forum yang berlangsung secara terbuka dan penuh kekeluargaan itu menjadi momentum penting dalam menentukan arah pelaksanaan Gebyar Bumiayu Fair 2026, salah satu agenda tahunan masyarakat Brebes Selatan yang selama ini dikenal sebagai wadah promosi potensi daerah, pengembangan ekonomi kreatif, budaya, UMKM, serta sarana mempererat persatuan masyarakat.

Dalam proses penjaringan calon ketua panitia, sempat muncul beberapa nama. Namun, mengacu pada tradisi dan mekanisme yang selama ini diterapkan dalam kepanitiaan GBF, posisi Wakil Ketua pada penyelenggaraan sebelumnya menjadi prioritas untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai Ketua Panitia pada periode berikutnya.
Atas dasar menjaga persatuan, kekompakan, dan keberlangsungan organisasi, sejumlah kandidat yang sebelumnya masuk dalam bursa pencalonan secara sukarela dan penuh kebesaran hati menyatakan mengundurkan diri.
Sikap tersebut mendapat apresiasi dari seluruh peserta musyawarah karena dinilai mencerminkan kedewasaan dalam berorganisasi serta mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
Melalui musyawarah yang dipimpin para pembina dan penasihat GBF, seluruh peserta akhirnya mencapai kesepakatan bulat untuk menetapkan Edi Riyanto, SH., MH., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua GBF 2025, sebagai Ketua Panitia Gebyar Bumiayu Fair 2026.
Plt Camat Bumiayu, Hendra Pradistyo Busono, S.STP., M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas suksesnya proses pembentukan kepanitiaan yang berlangsung secara kondusif dan demokratis. Ia menilai musyawarah mufakat yang ditempuh menjadi cerminan kedewasaan seluruh elemen yang terlibat dalam GBF.
“Pemerintah Kecamatan Bumiayu mengapresiasi terbentuknya kepanitiaan Gebyar Bumiayu Fair 2026 yang berjalan dengan baik, penuh kebersamaan, dan mengedepankan musyawarah mufakat,” ujar Hendra.
Dalam kesempatan tersebut,Plt Camat Bumiayu juga mengesahkan hasil kesepakatan forum yang menetapkan Edi Riyanto sebagai Ketua Panitia GBF 2026. Ia berpesan amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi suksesnya penyelenggaraan GBF.
Sementara itu, salah satu Pembina sekaligus Penasihat GBF, Drh. Agus Sutrisno, M.Si., menegaskan bahwa musyawarah mufakat merupakan mekanisme terbaik dalam menentukan kepemimpinan sebuah organisasi maupun kepanitiaan.
Menurutnya, pemungutan suara atau voting hanya menjadi alternatif terakhir apabila tidak ditemukan titik temu dalam proses pembahasan.
“Musyawarah mufakat adalah budaya yang harus terus kita jaga. Voting merupakan pilihan terakhir apabila memang tidak ditemukan kesepakatan. Yang terpenting, siapa pun yang mendapat amanah memimpin, seluruh elemen harus memberikan dukungan penuh demi keberhasilan kegiatan,” ungkap Agus Sutrisno.
Pesan senada juga disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Brebes, H. Nur Endro. Ia berharap pelaksanaan GBF 2026 dapat menjadi ruang bersama yang bersih dari kepentingan politik praktis dan benar-benar menjadi milik seluruh masyarakat Brebes Selatan.
“GBF harus menjadi kegiatan yang inklusif, netral, dan steril dari kepentingan politik partai mana pun. Kegiatan ini merupakan milik bersama masyarakat Brebes Selatan dari berbagai latar belakang dan unsur yang ada,” tegasnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan GBF 2026 juga datang dari unsur keamanan. Kapolsek Bumiayu, AKP Edi Mardiyanto, menegaskan bahwa pihak kepolisian bersama TNI dan seluruh komponen masyarakat siap mendukung serta menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah event besar seperti Gebyar Bumiayu Fair tidak hanya bergantung pada figur ketua panitia semata, melainkan juga ditentukan oleh soliditas seluruh panitia serta partisipasi aktif masyarakat.
“Kesuksesan sebuah kegiatan merupakan hasil kerja kolektif. Ketua panitia memang menjadi motor penggerak, tetapi keberhasilan sesungguhnya ditentukan oleh kekompakan seluruh panitia dan dukungan masyarakat,” katanya.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Panitia GBF 2026, Edi Riyanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin Gebyar Bumiayu Fair 2026. Ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” ujar Edi Riyanto.
Selain itu, Edi mengajak seluruh panitia, pembina, penasihat, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kekompakan, kebersamaan, dan semangat gotong royong demi menyukseskan GBF 2026.
Dengan terbentuknya kepanitiaan dan ditetapkannya ketua secara musyawarah mufakat, diharapkan persiapan Gebyar Bumiayu Fair 2026 dapat segera berjalan optimal.
Seluruh pihak berharap agenda tahunan tersebut mampu menjadi ajang yang semakin berkualitas, memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, sekaligus memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat Brebes Selatan.
(W.AK)

