BANDUNG,Jawa Barat | Deraphukum.click | Jum’at, 22 Mei 2026 – Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi genap berulang tahun yang ke-80 pada hari ini. Perayaan bersejarah tersebut digelar dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh para petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), jajaran pimpinan kesatuan TNI, serta tokoh pemerintahan daerah. Acara berlangsung di Markas Besar Kodam III/Siliwangi, Bandung, dengan mengusung semangat melanjutkan warisan sejarah dan memperkuat peran sebagai garda terdepan pertahanan dan keamanan di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, dan Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., beserta para pejabat utama Kodam, perwira, bintara, tamtama, serta unsur masyarakat dan organisasi kemasyarakatan setempat. Suasana acara terasa hangat dan penuh rasa bangga, mengingat perjalanan panjang Siliwangi yang telah melewati berbagai babak sejarah bangsa, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan hingga menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

Dalam paparannya, Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, menyampaikan bahwa usia 80 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti ketahanan, kesetiaan, dan pengabdian tanpa henti para prajurit Siliwangi bagi negara dan rakyat. Sejarah mencatat, pembentukan kesatuan ini berakar dari semangat perjuangan para pejuang di wilayah Pasundan yang bertekad mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman segala pihak. Sejak awal pembentukannya, nama Siliwangi telah melekat kuat dengan nilai-nilai keberanian, kejujuran, dan kesetiaan kepada negara kesatuan Republik Indonesia.
“Selama 80 tahun ini, Kodam III/Siliwangi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah bangsa. Kami telah hadir di tengah masyarakat, baik saat menjaga kedaulatan wilayah, membantu penanggulangan bencana alam, hingga berperan aktif dalam pembangunan daerah. Setiap langkah yang diambil selalu berlandaskan pada sumpah prajurit dan semangat ‘Siliwangi Mengabdi, Rakyat Terlindungi’,” ujar Mayor Jenderal TNI Kosasih dalam paparan utamanya.
Beliau juga menekankan bahwa identitas dan karakter pasukan Siliwangi terbentuk dari perjalanan panjang pengalaman, latihan, dan pengabdian. Nilai-nilai luhur seperti persatuan, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama menjadi pondasi utama yang dijaga dan diteruskan dari generasi ke generasi. Di tengah dinamika tantangan keamanan saat ini, mulai dari ancaman keamanan tradisional maupun non-tradisional, Siliwangi senantiasa beradaptasi dan meningkatkan kemampuan, agar tetap mampu menjadi kekuatan andalan dalam menjaga stabilitas wilayah.

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, dalam kesempatannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi seluruh prajurit Kodam III/Siliwangi. Menurutnya, keberadaan Kodam III/Siliwangi memiliki makna sangat besar bagi masyarakat Jawa Barat, bukan hanya sebagai kekuatan pertahanan, melainkan juga sebagai mitra setia pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan warga.
“Kehadiran Siliwangi selalu memberikan rasa aman dan percaya diri bagi kami semua. Sinergi yang terjalin erat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah telah terbukti mampu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat, mulai dari menjaga ketertiban umum, membantu korban bencana, hingga mendukung program pembangunan ekonomi dan sosial. Semangat pengabdian ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan,” ungkap Kang Dedi Mulyadi.
Para petinggi TNI dan Polri yang hadir juga menyampaikan pesan yang senada, menggarisbawahi pentingnya menjaga keutuhan persatuan di antara seluruh elemen pertahanan dan keamanan negara. Kodam III/Siliwangi diharapkan terus menjadi teladan dalam menjaga profesionalisme, netralitas, dan kedekatan dengan rakyat, sebagaimana amanat Bapak Proklamator bahwa TNI adalah tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara negara.
Menutup rangkaian paparan dan sambutan, pimpinan Kodam III/Siliwangi menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemampuan satuan, meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya, serta mempererat hubungan batin dengan masyarakat. Di usia yang ke-80 ini, Siliwangi bertekad semakin tangguh, semakin profesional, dan semakin hadir nyata di tengah masyarakat, demi menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang aman, damai, dan sejahtera.
Perayaan ulang tahun ke-80 Kodam III/Siliwangi ini ditutup dengan upacara tradisi dan doa bersama, sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan yang telah dilalui serta harapan agar semangat juang para pendahulu senantiasa menyertai setiap langkah pengabdian ke depannya.
(Wempy/red)

