KAJEN, | Deraphukum.click | Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, menghadiri acara Sarasehan Karantina Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan 2026 yang berlangsung di La’Ranch Glamping, Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, pada Selasa (10/06/2026) malam.
Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Anis Rosidi, Asisten Administrasi Umum Ari Lailani, Plt. Dinas Kepemudaan Dan Olahraga dan Pariwisata, Mores Irson Kubela beserta jajaran dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Supriyadi beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kembali ajang pemilihan Duta Wisata setelah sempat vakum cukup lama. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam menumbuhkan serta melahirkan generasi muda terbaik daerah. “Saya sungguh bersyukur malam hari ini karena setelah sekian lama vakum, kita bisa kembali menyelenggarakan kompetisi Duta Wisata. Ini langkah yang sangat positif untuk memunculkan putra-putri terbaik Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Sukirman juga mengapresiasi kualitas para finalis yang disebutnya sebagai generasi Gen Z yang tidak hanya unggul dalam penampilan, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, wawasan, serta kemampuan public speaking yang baik. “Tidak hanya ganteng-ganteng, cantik-cantik, gagah dan anggun, tetapi juga kapasitas intelektual, wawasan, dan public speaking-nya, saya kira juga mumpuni,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana pembentukan karakter, peningkatan kemampuan diri, serta penguatan kepercayaan diri generasi muda. “Jangan dimaknai sekadar persaingan, tetapi ini adalah ajang untuk terus memompa kemampuan, bakat, dan minat. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga di masa depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sukirman juga menekankan pentingnya peran Duta Wisata dalam mempromosikan potensi daerah. Ia meminta para finalis untuk aktif memperkenalkan berbagai destinasi wisata Kabupaten Pekalongan melalui berbagai media, khususnya media sosial yang saat ini sangat efektif dan mudah diakses. “Kami titipkan kepada para finalis untuk mengabarkan tentang potensi wisata yang ada di Kabupaten Pekalongan. Banyak yang belum digali, banyak potensi-potensi yang belum dimunculkan. Apalagi hari ini kita dimanjakan oleh media sosial, sarana publikasi yang sangat murah, sarana publikasi yang memang kemudian sangat efektif,” ungkapnya.

Sukirman juga berpesan agar para finalis tidak berhenti setelah ajang ini selesai, melainkan terus mengembangkan diri dan siap berkompetisi di tingkat Provinsi Jawa Tengah. “Kalian bukan anak-anak yang kaleng-kaleng. Tetapi mempunyai semangat juang yang tinggi, dan mempunyai akar budaya serta wisata yang cukup kompleks, cukup lengkap,” katanya.
Megakhiri sambutannya, Plt. Bupati Pekalongan menekankan bahwa menang dan kalah dalam kompetisi adalah hal yang wajar, namun yang terpenting adalah proses pembelajaran dan kebersamaan yang terjalin. “Kalau menang tentu menjadi kebanggaan, kalaupun belum berhasil, itu menjadi bekal untuk melangkah lebih baik lagi. Yang penting persaingan ini sehat dan saling mendukung,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan, Mores Irson Kubela melaporkan bahwa ajang Duta Wisata ini kembali digelar setelah terakhir dilaksanakan pada tahun 2019 dan sempat vakum hingga 2026. “Dengan dukungan Bapak Plt. Bupati, tahun ini kegiatan dapat kembali dilaksanakan. Dari seluruh tahapan seleksi, telah terpilih 20 pasang Mas dan Mbak yang masih akan melanjutkan seleksi lagi,” jelasnya.

Dari proses karantina yang berlangsung selama tiga hari, kata Mores, nantinya akan ditentukan tiga besar finalis pada 20 Juni 2026, dan satu pasang terbaik akan mewakili Kabupaten Pekalongan di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Mores juga berharap kegiatan sarasehan dan karantina ini dapat memberikan bekal pengetahuan, wawasan, serta pengalaman berharga bagi para finalis. “Sarasehan dan karantina ini menjadi sarana pembekalan agar mereka siap berbicara di tingkat provinsi,” ujarnya.
( Ari )

