PEKALONGAN, Jawa Tengah | DerapHukum.click | Polres Pekalongan, Polda Jawa Tengah, mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan audiensi warga Desa Sijambe, Kecamatan Wonokerto, yang digelar di Balai Desa Sijambe pada Jumat pagi (23/5/2025).
Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso W, S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama berlangsungnya kegiatan.
“Sebanyak 116 personel kami siagakan dalam pengamanan audiensi warga Sijambe. Hal ini untuk mengantisipasi segala hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Kompol Farid menambahkan bahwa jajarannya mengedepankan pendekatan humanis selama proses pengamanan. Ia juga mengimbau kepada seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban.
Sekitar 200 warga terlihat menghadiri audiensi tersebut. Mereka menuntut Pemerintah Desa Sijambe agar mengembalikan Dana Desa yang tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa.
Selain itu, warga juga menuntut agar Sekretaris Desa Sijambe, Eko Rizal, mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mengembalikan dana dan mengundurkan diri dari jabatannya.
Ketegangan terjadi saat Eko Rizal menolak untuk mundur dari posisinya. Untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan, petugas Kepolisian mengevakuasi yang bersangkutan menggunakan mobil patroli Polsek Wiradesa.
Namun, proses evakuasi sempat diwarnai ketegangan ketika warga yang emosi menghadang dan menggedor kaca mobil patroli, sehingga kendaraan sempat terhambat. Petugas kemudian melakukan pengamanan tambahan untuk melancarkan proses evakuasi, meskipun sempat terjadi aksi saling dorong.
Sementara itu, Kepala Desa Sijambe, Wahidin, menjelaskan bahwa tuntutan warga agar Sekretaris Desa mengundurkan diri tidak dapat dipenuhi karena bertentangan dengan aturan yang berlaku. Namun, sebagai langkah sementara, Eko Rizal dinonaktifkan selama enam bulan sambil menunggu hasil pemeriksaan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan.(Laporan: Ariyanto)

