Pekalongan,Jawa Tengah | Deraphukum.click | Turnamen Sepak Bola Kades Cup Dororejo Tahun 2026 resmi berakhir dengan laga grand final yang berlangsung meriah di Lapangan Desa Dororejo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/7/2026). Ribuan penonton memadati lapangan untuk menyaksikan pertandingan puncak yang mempertemukan SABER FC dari Desa Rogoselo melawan PERSEBA FC Begol dari Desa Lemahabang.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, SABER FC berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan PERSEBA FC Begol dengan skor 2-1.
Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Pekalongan, Andi Susanto, memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Kades Cup Dororejo yang dinilai semakin baik dari tahun ke tahun. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi contoh kompetisi sepak bola antarkampung (tarkam) yang mampu menjunjung tinggi sportivitas dan fair play.

Ia mengaku telah beberapa kali hadir menyaksikan pertandingan sejak babak sebelumnya hingga grand final. Menurutnya, keberhasilan panitia dalam mengelola pertandingan patut diapresiasi karena mampu menjaga situasi tetap aman dan kondusif meski dihadiri ribuan penonton.
“Sepak bola itu indah karena menjunjung sportivitas. Saya melihat penyelenggaraan Kades Cup kali ini sangat luar biasa dan terus mengalami perbaikan,” ujar Andi.
Ia menegaskan, ASKAB PSSI Kabupaten Pekalongan akan terus mendukung penyelenggaraan turnamen sepak bola di berbagai wilayah. Namun demikian, pihaknya tidak akan ragu memberikan sanksi kepada pemain, tim maupun perangkat pertandingan yang terbukti melakukan pelanggaran atau bertindak tidak profesional.
“Tahun depan harapannya lebih baik lagi sehingga bisa menjadi contoh bagi panitia turnamen lainnya di Kabupaten Pekalongan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dororejo, Alimin Slamet, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian Turnamen Kades Cup Dororejo 2026,berjalan aman, tertib, dan kondusif meski dipadati sekitar 5.000 penonton.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh panitia, masyarakat, aparat keamanan, serta para peserta yang menjunjung tinggi semangat kebersamaan dengan slogan “Seduluran Saklawase, Balan Salawase.”
“Tujuan kami sederhana, bagaimana sepak bola Kabupaten Pekalongan semakin maju. Alhamdulillah seluruh rangkaian pertandingan berjalan kondusif tanpa miskomunikasi,” ujarnya.
Selain mengukuhkan SABER FC sebagai juara pertama dan PERSEBA FC sebagai runner-up, panitia juga menetapkan suporter PERSEBA Lemahabang sebagai Suporter Terbaik berkat kreativitas, kekompakan, dan sportivitas yang ditunjukkan sepanjang turnamen.
Panitia menyediakan total hadiah yang cukup besar, yakni Rp40 juta untuk juara pertama, Rp30 juta bagi juara kedua, serta masing-masing Rp15 juta untuk juara ketiga dan juara keempat bersama. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemain terbaik sebesar Rp1 juta, top skor Rp1,5 juta, dan suporter terbaik sebesar Rp1,5 juta.
Alimin Slamet menambahkan, suksesnya penyelenggaraan Kades Cup juga didukung oleh banyak sponsor yang turut berpartisipasi sehingga panitia dapat menyediakan berbagai hadiah doorprize bagi para penonton.
Menutup gelaran turnamen, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk terus menjaga persaudaraan dan menjadikan sepak bola tarkam sebagai ajang mempererat silaturahmi serta melahirkan bibit-bibit pemain potensial.
“Semoga seluruh warga tetap guyub rukun, saling mendukung, dan kita tunjukkan bahwa sepak bola tarkam Kabupaten Pekalongan benar-benar luar biasa,” pungkasnya.
( Ari )

