Karawang,Jawa Barat | Deraphukum.click | Senin, 29 Juni 2026 – Sebanyak 315 siswa yang berasal dari berbagai Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) mengikuti Tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) yang diselenggarakan di MTsN 1 Karawang. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan dalam proses penerimaan peserta didik baru yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar calon siswa dalam membaca dan menulis Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid.
Sejak pagi hari, ratusan peserta telah hadir di lingkungan MTsN 1 Karawang dengan didampingi oleh orang tua maupun wali murid. Suasana di lokasi pelaksanaan tes tampak ramai namun tetap tertib. Para peserta terlihat mempersiapkan diri dengan penuh semangat sebelum memasuki ruang ujian, sementara para wali murid memberikan dukungan dan doa agar putra-putri mereka dapat mengikuti tes dengan baik dan memperoleh hasil yang memuaskan.

Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Tes BTQ tahun ini terlihat sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya peserta yang berasal dari berbagai SD dan MI di wilayah Karawang dan sekitarnya. Para orang tua berharap anak-anak mereka dapat diterima di MTsN 1 Karawang, yang dikenal sebagai salah satu madrasah negeri yang mengedepankan keseimbangan antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan.
Pelaksanaan tes berlangsung secara tertib dengan pengawasan yang ketat dari panitia. Setiap peserta mengikuti tahapan demi tahapan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dalam proses penilaian, panitia menguji kemampuan membaca Al-Qur’an, ketepatan makhraj huruf, penerapan hukum tajwid, kelancaran membaca, serta kemampuan dasar menulis huruf Arab. Seluruh proses dilakukan secara objektif dan profesional agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan masing-masing peserta.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa seleksi BTQ menjadi salah satu bagian penting dalam proses penerimaan peserta didik baru. Oleh karena itu, setiap peserta dinilai secara teliti dan selektif untuk memastikan bahwa calon siswa yang diterima memiliki kemampuan dasar membaca Al-Qur’an yang sesuai dengan standar yang ditetapkan madrasah.

Para guru dan panitia juga terus memberikan arahan kepada peserta agar tetap tenang dan percaya diri saat mengikuti tes. Dengan suasana yang kondusif dan pelayanan yang baik dari panitia, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti.
Salah seorang wali murid mengaku bersyukur karena pelaksanaan tes berlangsung dengan tertib dan nyaman. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi langkah awal yang baik bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan di jenjang madrasah sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Melalui pelaksanaan Tes Baca Tulis Al-Qur’an ini, diharapkan MTsN 1 Karawang dapat menjaring peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki dasar ilmu agama yang kuat. Dengan demikian, lulusan madrasah diharapkan mampu menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman keislaman yang baik sesuai dengan tujuan pendidikan madrasah.
(Solihin)

