Yogyakarta | DerapHukum.click | Guna mengasah kemampuan sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota, Fifty Up Taekwondo Yogyakarta kembali menggelar latihan bersama di luar dojang. Kegiatan tersebut berlangsung di area outbound Kedai Kalura Secret Garden, Kemiri, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, DIY, Sabtu (23/5/2026).
Latihan bersama dipimpin langsung oleh Pelatih Utama Fifty Up Taekwondo Yogyakarta, Master Sutopo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana baru dalam latihan agar para anggota tetap bersemangat dan tidak mengalami kejenuhan.

Master Sutopo mengatakan, latihan di alam terbuka sengaja dilakukan untuk memberikan penyegaran suasana bagi para anggota yang mayoritas berusia di atas 50 tahun.
“Latihan seperti ini sesekali kami laksanakan di alam terbuka agar ada suasana baru. Di usia yang sudah tidak muda lagi, latihan di alam terbuka penting untuk menjaga semangat hidup dan kebugaran,” ujar Master Sutopo.

Menurutnya, suasana latihan yang berbeda mampu memunculkan motivasi baru bagi para anggota dalam menjalani latihan rutin Taekwondo. Selain meningkatkan kemampuan, kegiatan tersebut juga dinilai efektif menjaga semangat dan kesehatan para anggota.
“Dengan tempat latihan yang berbeda, semangat anggota juga bertambah. Latihan yang rutin akan membuat semangat hidup semakin meningkat dan mengurangi kejenuhan,” tambahnya.
Diketahui, Fifty Up merupakan kategori praktisi Taekwondo berusia 50 tahun ke atas. Para anggotanya terdiri dari senior dan praktisi Taekwondo, dan komunitas ini pertama kali terbentuk di Yogyakarta.
Salah satu anggota Fifty Up Taekwondo Yogyakarta, Priyo, mengatakan latihan bersama di alam terbuka rencananya akan digelar rutin setiap tiga bulan sekali dengan lokasi yang berbeda-beda.
“Latihan bersama sebelumnya juga pernah dilaksanakan di Candi Boko, Candi Prambanan, hingga kawasan pantai,” ungkap Priyo.
Sementara itu, Ketua Fifty Up Taekwondo Yogyakarta, Dyah Probowati, mengaku bangga kegiatan latihan bersama kembali dapat dilaksanakan setelah cukup lama tertunda karena kesibukan masing-masing anggota.
“Kami sangat senang karena hari ini latihan bersama bisa kembali terlaksana. Kegiatannya menyenangkan sekaligus menambah kebugaran,” ujar Dyah.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut bukan hanya untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota.
“Sebagian besar anggota kami sudah memasuki usia lansia. Dengan latihan bersama seperti ini, kami bisa tetap bahagia, sehat, dan memperkuat silaturahmi,” katanya.
Hal senada disampaikan anggota Fifty Up Taekwondo Yogyakarta lainnya, Gunawan. Ia mengapresiasi kegiatan latihan bersama yang dinilai mampu memperkuat keakraban sesama anggota.
“Saya mendukung latihan bersama seperti ini untuk rutin dilaksanakan agar kami semakin akrab, sehat, bugar, dan tetap semangat menjalani hidup,” tutur Gunawan di sela kegiatan latihan bersama.
(Sabar)

