Pekalongan, Jawa Tengah | DerapHukum.click | Polres Pekalongan – Polda Jateng – Polres Pekalongan menggelar apel kesiapan pengamanan aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Gerakan Masyarakat Pekalongan Raya (GEMPAR), Jumat (29/5/2026) pagi. Apel dilaksanakan di depan Kantor Bupati Pekalongan dan dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si.

Pengamanan dilakukan guna memastikan jalannya aksi unjuk rasa berlangsung aman, tertib dan kondusif. Ratusan personel gabungan dari Polres Pekalongan, TNI, Satpol PP hingga Dinas Kesehatan diterjunkan untuk mengawal kegiatan tersebut.
Dalam apel itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan seluruh personel harus mengedepankan sikap profesional dan humanis selama pelaksanaan pengamanan aksi.

“Hari ini kita melaksanakan pengamanan aksi penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah hukum Polres Pekalongan. Seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan profesional, humanis dan sesuai SOP sehingga kegiatan dapat berjalan aman serta kondusif,” kata Rachmad dalam arahannya.
Aksi penyampaian aspirasi oleh GEMPAR disebut membawa sejumlah tuntutan terkait persoalan di desa-desa wilayah Kabupaten Pekalongan. Massa aksi dijadwalkan berkumpul di wilayah masing-masing sebelum bergerak menuju lokasi unjuk rasa.
Kapolres juga meminta personel pengamanan mengedepankan pendekatan persuasif serta tidak mudah terpancing provokasi selama menghadapi massa aksi.
“Tim negosiator harus dikedepankan guna menjaga komunikasi yang baik dengan peserta aksi dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Dalam pengamanan tersebut, Polres Pekalongan membagi pengamanan ke dalam beberapa ring, mulai dari pengamanan titik kumpul massa, jalur perlintasan hingga area kantor pemerintahan dan lokasi aksi.
Selain itu, personel lalu lintas juga disiagakan untuk mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi kegiatan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar dan tidak terjadi kemacetan.
Kapolres menambahkan, seluruh personel diminta tetap siaga hingga kegiatan selesai dan situasi dinyatakan benar-benar aman.
“Laksanakan pengamanan sesuai prosedur, hindari tindakan arogan dan jaga sikap saat berhadapan dengan massa aksi,” tegasnya. (Ari)

