Garut,Jawa Barat | Deraphukum.click | Pemerintah Kabupaten Garut mendukung Festival Baso Aci 2026 untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah, serta mempromosikan kuliner khas daerah.
Festival yang berlangsung di Halaman Parkir Citimall Garut tersebut dibuka Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Bambang Hafidz.
Bambang mengatakan, penyelenggaraan festival menjadi salah satu cara meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Karena kemajuan suatu bangsa itu dapat terlihat dari jumlah wirausahawan. Termasuk tentu wirausahawan itu di sektor UMKM dan hari ini atas peran serta yang besar dari Vortable dan juga didukung oleh tentu sponsor lain dan Disparbud. Juga tentu kita akan menggerakkan perekonomian masyarakat.”
Bupati dan Wakil Bupati Garut juga mendorong agar kegiatan serupa terus diperbanyak karena mampu menghadirkan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.
“Beliau menitipkan pesan bahwa kegiatan ini harus diperbanyak, bahkan dalam berbagai acara pun kegiatan apapun harus mampu menggerakkan ekonomi.”
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika menjelaskan, Pemkab Garut sedang mengusulkan Baso Aci sebagai Warisan Budaya Takbenda untuk memperkuat identitas kuliner daerah.
Beni menyebut, perputaran ekonomi dari sektor Baso Aci di Kabupaten Garut pada akhir pekan mencapai sekitar Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap ini menjadi salah satu gerakan masif kita, semua kita dorong, semua elemen masyarakat Kabupaten Garut kita dorong melakukan aktivitas ekonomi sehingga pergerakan ekonomi di Kabupaten Garut ini semakin lebih baik lagi.”
Festival Baso Aci 2026 menghadirkan lebih dari 30 tenant kuliner serta lomba kreasi Baso Aci sebagai upaya memperluas promosi kuliner khas Garut dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha.
Editor: Diskominfo Kab. Garut
(D.Fer – Kaperwil)

