Batam, | deraphukum.click | Polda Kepulauan Riau akan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Gedung Lancang Kuning (GLK) Polda Kepri pada Jumat pagi. Kegiatan ini secara khusus mengundang insan pers yang bertugas di wilayah Provinsi Kepulauan Riau sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan dan silaturahmi antara kepolisian dan media.
Panitia pelaksana telah menyampaikan bahwa jadwal kegiatan yang semula direncanakan berlangsung pukul 09.00 WIB dimajukan menjadi pukul 08.00 WIB. Perubahan jadwal tersebut diinformasikan kepada seluruh undangan agar dapat menyesuaikan waktu kehadiran.
Kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyaksikan pertandingan sepak bola dunia secara bersama-sama, tetapi juga diharapkan menjadi sarana memperkuat komunikasi dan sinergitas antara Polda Kepri dengan para jurnalis yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Ketua IWO Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Nursalim Turatea, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, momentum Piala Dunia dapat menjadi media yang efektif untuk membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarlembaga.
Nursalim yang juga menjabat sebagai Humas Da’i Kamtibmas Polda Kepri berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat hubungan baik yang telah terjalin antara Polda Kepri dan insan pers di Kepulauan Riau.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang digagas Polda Kepri ini. Selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan, nobar Piala Dunia 2026 juga dapat mempererat kemitraan antara kepolisian dan insan pers sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang edukatif, akurat, dan menyejukkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan media memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan yang mengedepankan kebersamaan seperti ini sangat positif untuk terus dilaksanakan.
Melalui kegiatan nobar tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara Polda Kepri dan para jurnalis dari berbagai media yang bertugas di Provinsi Kepulauan Riau. Kebersamaan yang terbangun dalam suasana santai dan penuh keakraban diyakini dapat memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat.
(Nursalim)

