Karawang,Jawa Barat | Deraphukum.click | Kegiatan minggon Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, yang dilaksanakan pada Rabu (01/04/2026), berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kehangatan. Agenda minggon kali ini diisi dengan acara perpisahan Babinsa dari TNI, yaitu Bapak Harlan, yang telah selesai menjalankan tugasnya di wilayah Desa Cilamaya.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Cilamaya, Bapak Ali Hamidi, S.P., perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur lembaga desa lainnya. Kehadiran para peserta menambah suasana kebersamaan dalam momen perpisahan tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cilamaya, Bapak Ali Hamidi, S.P., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan oleh Bapak Harlan selama bertugas sebagai Babinsa di Desa Cilamaya.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Cilamaya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan tenaga, pikiran, serta dedikasi yang telah diberikan. Kehadiran Babinsa sangat membantu dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai kegiatan pembangunan di desa,” ujarnya.
Ia juga berharap hubungan silaturahmi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus terjaga, meskipun Bapak Harlan tidak lagi bertugas di Desa Cilamaya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bapak Harlan menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa dan masyarakat Cilamaya atas kerja sama serta dukungan yang telah diberikan selama dirinya bertugas. Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari masyarakat Desa Cilamaya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan dukungan dari seluruh pihak. Banyak kenangan dan pengalaman berharga yang saya dapatkan selama bertugas di sini,” ungkapnya.
Acara perpisahan tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar tali silaturahmi tetap terjaga serta mendoakan kesuksesan Bapak Harlan dalam melanjutkan tugas di tempat yang baru.
Kegiatan minggon Desa Cilamaya ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi rutin pemerintahan desa, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara aparat, lembaga desa, dan masyarakat.
(Solihin)

